Breaking News:

Korupsi di Disdikbud Sorong

50 Saksi Diperiksa dalam Kasus Korupsi di Disdikbud Kota Sorong

Polisi telah memeriksa 50 orang saksi, atas yang menyeret Kepala dan Bendahara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sorong.

Penulis: Safwan Ashari Raharusun | Editor: Paul Manahara Tambunan
Tribun-Papua.com/Safwan A Raharusun
Kasat Reskrim Polres Sorong Kota AKP Nirwan Fakaubun. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM, SORONG - Polisi telah memeriksa 50 orang saksi untuk membongkar kasus korupsi dana insentif ASN dan honorer di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sorong.

Kasat Reskrim Polres Sorong Kota, AKP Nirwan Fakaubun, mengatakan pemeriksaan itu, untuk merunut ke mana saja dana yang dikorupsi Kepala dan Bendahara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sorong, mengalir.

"Hanya, kami masukkan dalam berkas itu 25 orang saksi," ujar Fakaubun kepada sejumlah awak media, Selasa (24/8/2021).

Alasannya, 25 orang saksi tersebut dapat menyebutkan aliran dana dan pembagiannya.

Baca juga: Haris Azhar Sebut Luhut Terlibat Bisnis Tambang di Papua, Ini Kata Jubir Menko Marves

Baca juga: Menanti Gol Yevhen Bokhashvili untuk Mutiara Hitam

Adapun puluhan saksi yang diperiksa berlatarbelakang guru, swasta, dan juga ASN Pemerintah Daerah.

"Kami akan melakukan pemberkasan secara cepat. Setelah itu baru dilimpahkan ke Kejaksaan," tuturnya. 

Fakaubun mengatakan, kedua tersangka sudah mengakui perbuatannya.

"Tersangka sudah kami ambil keterangannya, dan mengakui penggunaan uang tersebut," tegasnya. 

Sementara terkait penambahan tersangka, hingga kini belum ada perkembangan. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved