Breaking News:

Mencari Pengganti Klemen Tinal

Bupati Lanny Jaya Minta Semua Pihak Hargai Keputusan Dua Nama Cawagub Nantinya

Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom meminta kepada semua pihak menghargai keputusan dua nama yang direstui 9 DPP partai pengusung

Dokumen Humas Lanny Jaya
Ketua Asosiasi Bupati Pegunungan Tengah Papua Befa Yigibalom SE. M.Si ketika bersama Gubernur Papua Lukas Enembe. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Ridwan Abubakar Sangaji

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA - Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom meminta kepada semua pihak menghargai keputusan dua nama yang direstui 9 DPP partai pengusung.

Bupati Befa menegaskan sama sekali tidak melakukan lobi ke Jakarta karena menilai dua partai yang mengusungnya yakni Partai Nasdem dan PKS sudah cukup lantaran sangat nasionalis dan juga visioner tanpa mahar.

Baca juga: Marvel Rilis Trailer Film Eternal, Ini Jadwal Tayang dan Sinopsisnya

"Saya tidak perlu ke Jakarta untuk melobi Partai lain di DPP, cukup 2 Partai yang mendukung saya, Partai NasDem dan Partai PKS," kata Bupati Befa Yigibalom ketika dikonfirmasi dari Jayapura, Selasa (24/8/2021).

Menurut dia, kedua Partai ini sangat idealis dan visioner dan jauh dari segala budaya mahar.

Baca juga: Juliari Batubara Korupsi Bansos Pandemi Dihukum 12 Tahun Penjara, ICW: Pantasnya Seumur Hidup

Dia meminta kepada pihak-pihak untuk berhenti membawa-bawa isu kesehatan Bapak Gubernur dan nama rakyat Papua untuk kepentingna Politik pribadi dan kelompok.

"Gubernur kita baik-baik saja kesehatannya dan di berkati oleh Tuhan, sampaikan kata-katamu yang positif bahwa Bapak Gubernur sehat dan umut panjang,"ujarnya.

"Kalian bukan siapa yang pegang kesehatan Gubernur dan umur manusia jadi saya harap Stop ya,"katanya.

Baca juga: RS Provita Akui Oknum Tenaga Medisnya Terlibat Pembuatan Surat PCR Palsu

Bagi dia, Rakyat Papua akan baik-baik saja di tangan Tuhan yang jaga Papua, dan juga menjaga kita,"ujarnya.

Befa meminta kepada siapapun nanti dua nama yang diusung 9 Partai pengusung Wagub Papua harus dihormati karena telah sesuai dengan mekanisme yang ada.

"Kaya ko pu (kamu) barang pribadi atau nenek moyangmu yang punya, stop ancam-mengancam segala, Papua milik kita bersama,"katanya.

Baca juga: Pembangunan di Yahukimo Terhenti Akibat Gangguan KKB, Pemerintah Diminta Aktif

"Mari kita ikuti mekanisme yang ada, Mekanisme di daerah sudah selesai kita tunggu mekanisme ada di pusat,"ujarnya.

Ia menambahkan,kini mekansime pemilihan Wagub Papua untuk mengusung 2 nama berada di Koalisi Nasional di Pusat untuk 2 nama di putuskan dan di kirimkan ke koalisi di Papua.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved