Menilik Kampung Perbatasan RI-PNG, Tak Jauh dari Jayapura tapi Belum Ada Jaringan Telekomunikasi

Menilik Kampung Perbatasan Republik Indonesia (RI)-Paua Nugini (PNG), yang disebut Kampung Skouw Mosso di Distrik Muara Tami, Papua.

Istimewa via Kompas.com
Warga Kampung Skouw Mosso, Distrik Muara Tamj, Kota Jayapura, Papua, Rabu (25/8/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Menilik Kampung Perbatasan Republik Indonesia (RI)-Paua Nugini (PNG), yang disebut Kampung Skouw Mosso di Distrik Muara Tami, Papua.

Kampung tersebut diketahui tak berjarak terlalu jauh dari kota Jayapura lantaran hanya memerlukan waktu 1 jam dengan menggunakan akses darat.

Meski jaraknya tak terlalu jauh, kampung yang memiliki garis perbatasan langsung dengan Papua Nugini ini ternyata belum terjangkau jaringan telekomunikasi.

Kepala Kampung Skouw Mosso, Agus Wepafao mengaku tak ada jaringan telekomunikasi selama bertahun-tahun di desanya.

"Ya, memang di kampung kami ini tidak ada jaringan seluler ataupun internet sudah bertahun-tahun. Tidak ada pemancar atau tower Telkomsel," ujar Agus di Jayapura, Kamis (26/8/2021).

Warga Kampung Skouw Mosso, Distrik Muara Tamj, Kota Jayapura, Papua, Rabu (25/8/2021).
Warga Kampung Skouw Mosso, Distrik Muara Tamj, Kota Jayapura, Papua, Rabu (25/8/2021). (Istimewa via Kompas.com)

Baca juga: Tegaskan PON XX Papua Tetap Berjalan sesuai Jadwal, Gubernur Lukas Enembe: Apapun yang Terjadi

Baca juga: Ian Louis Kabes Resmi Pegang Ban Kapten Persipura Jayapura, Dibantu Donny Monim dan Ricky Kayame

Selama ini, kata Agus, warga Skouw Mosso harus keluar kampung untuk mengakses jaringan telekomunikasi.

"Ya mestinya harus dipasang satu pemancar di kampung kami agar bisa berkomunikasi. Nanti orang bilang apa? Kami tetap begini terus, padahal dekat dengan ibu kota Provinsi Papua," cetus Agus.

Di Kampung Skouw Mosso, sambung Agus, terdapat 180 kepala keluarga yang sebagian besar memiliki hubungan keluarga dengan masyarakat Papua Nugini. Di lokasi tersebut hanya terdapat satu sekolah dasar negeri.

Kondisi tersebut pun disoroti oleh Anggota DPR Papua, Mustakim.

Menurut dia, seharusnya Kampung Skouw Mosso yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini, menjadi salah satu yang diprioritaskan pemerintah untuk mendapat jaringan telekomunikasi.

Terlebih lokasinya tidak jauh dari pusat pemerintahan, namun warganya seperti terisolasi dari kemajuan zaman. Politikus Partai Demokrat itu membandingkan dengan kondisi di wilayah pegunungan yang justru ada sinyal telekomunikasi.

"Rakyat yang ada di Kampung Skouw Mosso itu adalah rakyat kita juga, karena itu pemerintah juga wajib memperhatikan, sama dengan warga masyarakat di kota dan daerah lainnya," kata Mustakim.

Manager Network Service Telkomsel Jayapura, Heri Suryanto menjelaskan, Telkomsel pada tahun ini sempat berencana menghadirkan jaringan telekomunikasi di Kampung Skouw Mosso.

Hanya saja, ada kendala geografis yang dihadapi sehingga rencana tersebut harus diurungkan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved