ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Pergantian Direktur RSUD Jayapura

Komisi V DPR Papua Akan Surati Gubernur Minta Klarifikasi Pergantian Direktur RSUD Jayapura

Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Papua mempertanyakan pergantian Direktur RSUD Jayapura oleh Gubernur Lukas Enembe

Istimewa
Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan mitra kerja yang dilaksanakan oleh Komisi V DPRP di Hotel Horison Jayapura,Rabu(01/09/2021) 

Anggota Komisi V DPR Papua Pieter Kwano dari 14 Kursi perwakilan masyarakat Tabi juga mengaku bingung dan sangat kecewa atas keputusan Gubernur Papua menggantikan Aloysius Giyai.

Baca juga: Ayo Gabung Virtual Run Kirab Api PON XX Papua, Berikut Cara Daftarnya

Oleh karena itu, ia meminta Gubernur Papua menjelaskan kepada masyarakat Papua maupun Komisi V terkait pergantian ini.

"Kira-kira apa indikator penilaian gubernur sehingga Aloysius diganti secara mendadak? Cari orang seperti Aloysius ini susah, satu di antara seribu di Papua. Harusnya tetap dipertahankan untuk membangun Papua,"katanya.

Natan Pahabol, anggota Komisi V DRPD menilai Aloysius adalah sosok yang tepat di bidang kesehatan, baik rumah sakit maupun dinas kesehatan.

Baca juga: Ayo Gabung Virtual Run Kirab Api PON XX Papua, Berikut Cara Daftarnya

"Mr Aloysius Giyai is the right man on the right place. Orang yang tepat di posisi yang tepat. Kita harap Pak Gubernur tinjau lagi keputusannya karena Aloysius ini orang yang tepat. Dia ini orang nomor satu yang mampu terjemahkan visi misi Gubenur,"ujar Natan.

Anggota Komisi V DPRP lainnya, Namantus Gwijangge mengatakan, jika ke depan RSUD Jayapura terjadi apa-apa dengan persoalan pelayanan pasien, pihak Komisi V tidak ingin bertanggung jawab.

Sebab Gubernur Lukas Enembe sudah salah mengambil langkah dengan mencopot seorang Aloysius yang terbukti bekerja dengan sangat baik bagi RSUD Jayapura.

Baca juga: Sidang Pokok Perkara Pidana Victor Yeimo Tunggu Perkembangan Pengobatan

"Kami pertanyakan, siapa pembisiknya sehingga tanpa prosedur dan indikator yang jelas, Aloysius diganti? Bagi Komisi V, Aloysius adalah kreator kesehatan di Papua. Dia yang melahirkan Jamkespa, KPS, memperbaiki rumah sakit, sistemnya, membangun infrastruktur rumah sakit. Kenapa tiba-tiba diganti,"tanya Gwijangge.

Anggota Komisi V DPRP, Deky Nawipa dengan tegas mempertanyakan pernyataan Juru Bicara Gubernur Rifai Darus yang mengatakan di media bahwa alasan pergantian Aloysius karena lebih mementingkan proyek fisik daripada pelayanan.

"Ini pernyataan orang yang tak paham kesehatan. Di rumah sakit manapun, pelayanan yang bagus harus didukung dengan fasilitas gedung, ruangan dan alat kesehatan yang bagus. Air bersih dan listrik disediakan, lingkungan yang kumuh ditata,"ujarnya.

Baca juga: Kisah Wanita di Bandung 7 Tahun Tak Bisa Tidur: Saking Kesalnya, Jam 1 Malam Jalan-jalan

"Ini saya sangat tidak terima pernyataan itu. Kalau beliau diganti karena alasan lain seperti politik, silahkan. Tapi kalau alasan pergantian karena itu, sungguh sangat tidak beralasan,"katanya.

Dia mengatakan, rumah sakit ini sedang diubah bagus menjadi rumah sakit terbaik di kawasan Pasifik. Saya mau katakan, hari ini Gubernur Lukas Enembe nama naik dan pimpin dua periode, tapi justru ditopang oleh SKPD seperti Aloysius ini.

Sementara itu, anggota Komisi V DPRP lainnya, Hengky Bayage mengatakan pihaknya sebagai legislator yang membidangi kesehatan mendengar langsung dari masyarakat bahwa sosok pejabat yang bekerja bagus di sektor kesehatan di Papua adalah Aloysius Giyai.

Baca juga: Ini Hasil Pemeriksaan Victor Yeimo Per Tanggal 31 Agustus 2021

Masyarakat juga menilai bahwa telah terjadi perubahan yang sangat pesat di RSUD Jayapura yang dipimpinnya selama setahun tujuh bulan.

"Berarti ini pasti persoalan kepentingan proyek, ada yang dorong Pak Gubernur supaya beliau diganti. Tapi kami mitra pemerintah sangat tidak setuju,"ujarnya.

"Kami minta supaya Aloysius kembali diaktifkan sebagai Direktur RSUD Jayapura supaya berakhir bersama-sama jabatan gubernur. Yang lain kami kami tidak bisa harapkan,"tambah Bayage.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved