Kebersihan
Tugu Adipura, Bukti Serta Pengingat Kebersihan Kota Jayapura
Bagi masyarakat Papua tentunya tak asing dengan Tugu Adipura, sebuah monumen prestasi kebersihan yang terletak jantung di jantung Kota Jayapura
Penulis: Arni Hisage | Editor: Maickel Karundeng
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tyo Effendy
TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA - Bagi masyarakat Papua tentunya tak asing dengan Tugu Adipura, sebuah monumen prestasi kebersihan yang terletak jantung di jantung Kota Jayapura.
Monumen yang tepat berada ditengah Jalan Sam Ratulangi, Distrik Jayapura Utara tersebut merupakan bukti dari komitmen warga Port Numbay dalam menjaga kebersihan lingkungan kota.
Tugu Adipura yang diresmikan sejak tahun 2014 silam itu memakan biaya Rp 775 Juta dalam pembangunannya.
Baca juga: DPD Demokrat Minta Mathius Awoitauw Terbuka Soal Cawagub Papua
Bangunan seluas 169,27 m2 tersebut, dilengkapi tugu sebagai objek utamanya dan dikelilingi sebuah kolam air mancur sebagai tambahannya.
Tepat didepan tugu tersebut, disediakan spot foto yang dikelilingi tembok ornamen Port Numbay serta 12 Tifa sebagai pelengkap.
Piala Adipura merupakan penghargaan tertinggi bagi kota terpilih di Indonesia yang berhasil menjaga kebersihan dan mengelolah lingkungan perkotaan.
Baca juga: Info BMKG : Prakiraan Cuaca Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom, Jumat 3 September 2021
Kementrian Negara Lingkungan Hidup adalah pengagas serta selaku juri dalam penghargaan yang diadakan tiap tahun tersebut.
Dengan tujuan yang positif, agar tiap elemen dalam perkotaan berlomba-lomba menjaga kebersihan serta berinovasi menangani limbah masyarakat.
Tak tanggung-tanggung, Wali Kota Jayapura tercatat sudah enam kali diundang ke Jakarta untuk mendapatkan Piala Adipura atas capaiannya menjaga keindahan kota.
Baca juga: 2 Orang Ditahan terkait Penyerangan di Posramil Kisor, Awalnya Sebut Hanya Lempar Batu hingga Ngaku
Kota Jayapura pertama kali mendapat predikat Adipura yakni pada tahun 1997 silam.
Namun, yang paling dikenang adalah ketika dalam dua tahun berturut-turut Kota Jayapura mampu mempertahankan Piala Adipura.
Hal terjadi ditahun 2013 dan 2014 sebagai bukti komitmen jangka panjang dalam menjaga kebersihan kota.
Baca juga: Cristiano Ronaldo Kembali, Kapten Man United Tak Sabar Main Bareng
Saat itu, ribuan masyarakat antusias turun ke jalan merayakan pawai berkeliling kota bersama Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano mengarak Piala Adipura.
Hal tersebut, membuat keinginan serta inisiatif pemerintah daerah untuk mendirikan monumen diraihnya penghargaan bergengsi dalam bidang lingkungan itu.
Baca juga: Kelompok Separatis Ancam Pemerintah, Pangdam Kasuari: Sudah dari Dulu
Terbukti, usai mendirikan Tugu Adipura Kota Jayapura kembali meraih pialah emas tersebut pada tahun 2016 dan 2017.
Terbaru, pada tahun 2019 lalu Kota Jayapura berhasil mendapatkan kembali Piala tersebut.
Hal ini tentunya menjadi bukti keseriusan serta pengingat warga Kota Jayapura untuk selalu menjaga kebersihan Ibu Kota Provinsi Papua tersebut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/tugu-adipura-1.jpg)