Konservasi
Warga Kampung Yewena Bersama BKSDA Lepas Penyu di Pantai Marekisi Jayapura
Sekadar diketahui, ke depan Kampung Yewena akan dikembangkan untuk menjadi kampung konservasi Penyu di Papua.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Warga Kampung Yewena di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) melepas 96 ekor Penyu Lekang (Lepidochelys Olivacea).
Pantauan Tribun-Papua.com, Jumat (3/9/2021), lokasi pelepasliaran jenis Penyu yang dilindungi itu berada di Pantai Marekisi Mareyepa, Kampung Yewena.
Kepala Balai Besar KSDA Papua, Edward Sembiring mengatakan, penyu yang dilepasliarkan tersebut merupakan hasil dari pengetasan yang dilakukan oleh kelompok Konservasi Marekisi Nung.
Baca juga: BBKSDA Papua Bersama Masyarakat Lepasliarkan 96 Penyu Lekang di Kampung Yewena Distrik Depapre
"Hari ini kami bersyukur, sebab dapat bersama-sama masyarakat melepasliarkan Penyu di sini, " katanya kepada Tribun-Papua.com.
Pantai Marekisi Mareyepa merupakan lokasi bertelurnya Penyu Lekang.
Baca juga: Ini Tugas Besar Jacksen Demi Era Baru Persipura, Siap Kalahkan Persela Lamongan?
Edward mengharapkan masyarakat dapat menjaga dan melindungi kawasan pantai berpasir putih itu.
Terlebih, area tertentu yang dijadikan Penyu Lekang sebagai tempat bertelur.
BBKSDA Papua mendorong masyarakat adat untuk dapat mengembangkan pariwisata, khususnya jenis wisata minat khusus.
"Masyarakat melalui para pemuda kampung dapat menginisiasi dan konsep yamg kami sarankan, bisa buat paket wisata perjalanan melepasliarkan penyu," ujar Edward.
Sekadar diketahui, ke depan Kampung Yewena akan dikembangkan untuk menjadi kampung konservasi Penyu di Papua. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/3092021-pelepasliaran-penyu-lekang.jpg)