Breaking News:

PON XX Papua

Bidang Sosial Budaya Siap Meriahkan PON XX 2021 Papua

Saat menginjakan kaki di Bumi Cenderwasih para kontingen akan di sambut secara meria melalui tarian adat dan tour guide untuk wisata dan budaya papua.

Penulis: Patricia Laura Bonyadone | Editor: Ridwan Abubakar Sangaji
Tribun-Papua.com/ Tyrsa
Para ambasador dan para penari saat menjalai sesi latihan 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tirza Bonyadone

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Panitia Besar (PB) PON XX, Bidang Sosial Budaya hingga kini terus mempermatang persiapan tarian dan ambassador saat pembukaan nantinya.

Koordinator PB PON Bidang Sosial Budaya Provinsi Papua Septinus Saa mengatakan para penari mau pun ambassador sudah siap untuk tampil.

"Ya anak-anak akan tampil di setiap tempat seperti hotel dan juga venue PON, namun tetap kami perhatikan durasi tarian," ungkapnya saat dijumpai di Auditorium Universitas Cenderawasih, Selasa (7/9/2021).

Baca juga: Pantai Marekisi Menyimpan Sejuta Keindahan dan Habitat Penyu

Kata Septinus, para penari sudah secara resmi tampil pada saat prosesi penjemputan kontingen pertama.

"Ini banyak yang sudah datang mulai tanggal 19 September 2021, jadi nanti mereka yang akan sambut," katanya.

Sedangkan untuk para relawan ambasador Sosbud, bertugas sebagai tour guide memperkenalkan wisata dan budaya Papua.

"Ada program gratis untuk atlet dan official yang datang ke Jayapura, jika mereka mau jalan-jalan dan menikmati wisata bisa lewat Sosbud," ungkapnya.

Harapannya, dengan memperkenalkan alam dan keindahan Bumi Cenderawasih ini, masyarakat luar biasa membawa pulang sesuatu yang tidak bisa dilupakan.

"Karena bagi kami, ini ajang luar biasa dan harus bisa memberikan yang terbaik melalui setiap bidang. Tidak hanya itu, melalui aplikasi wisata gratis ini Papua bisa lebih dikenal," pungkasnya.

Baca juga: Makan Pinang Itu Budaya Orang Papua, Kadistrik : Tapi Jangan Sembarangan Ludah

Sehingga, acara bertaraf nasional ini dapat memberi kesan dan cerita tersendiri, untuk PON berikutnya.

"Kami bidang Sosbud berupaya menampilkan yang terbaik, dan memberikan pelayanan wisata dengan aplikasi tourism yang dapat digunakan pada saat tamu datang," katanya.

Sementara itu, dari informasi yang diperoleh Tribun-Papua.com jumlah peserta tari sebanyak 200 relawan dan ambassador 56 orang. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved