Senin, 18 Mei 2026

Masuk Daftar Merah IUCN, Komodo yang Dikenal Spesies Purba dan Langka Asli Indonesia Terancam Punah

International Union for the Conservation of Nature (IUCN) pada Sabtu (4/9/2021) menyatakan, komodo terancam punah sehingga masuk Daftar Merah.

Tayang:
Editor: Claudia Noventa
KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
Satwa endemik Komodo (Varanus komodoensis) di Pulau Rinca, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Senin (4/6/2012). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Komodo yang merupakan hewan asli Indonesia dinyatakan terancam punah.

Diketahui, komodo merupakan spesies purba dan langka yang berasal dari Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT). 

International Union for the Conservation of Nature (IUCN) pada Sabtu (4/9/2021) menyatakan, bahwa komodo kini masuk Daftar Merah.

Habitat komodo menyusut akibat pulau yang dihuninya mengecil karena naiknya air laut, juga ekspansi manusia di luar kawasan lindungnya.

Komodo
Komodo (freepik)

Baca juga: Warga Sentani Digegerkan Dengan Temuan Mayat, Diduga Kasus Pengeroyokan

Baca juga: Bersihkan Septic Tank Hotel, Petugas Kebersihan Malah Temukan Janin yang Dibuang dari Kloset

Komodo hanya ditemukan di Taman Nasional Komodo Indonesia yang terdaftar sebagai Warisan Dunia dan wilayah Flores di dekatnya.

Spesies kadal hidup terbesar di dunia ini semakin terancam oleh dampak perubahan iklim, kata IUCN.

Naiknya permukaan air laut juga diperkirakan akan menyusutkan habitat kecilnya setidaknya 30 persen selama 45 tahun ke depan.

Di luar kawasan lindungnya, penyusutan habitat juga dipengaruhi ekspansi manusia.

"Gagasan bahwa hewan prasejarah ini bergerak satu langkah lebih dekat ke kepunahan sebagian karena perubahan iklim sangat menakutkan," kata Andrew Terry, Direktur Konservasi di Zoological Society of London, dikutip dari AFP.

Sementara itu, survei hiu dan pari paling komprehensif yang pernah dilakukan, mengungkapkan bahwa 37 persen dari 1.200 spesies yang dievaluasi sekarang diklasifikasikan sebagai terancam punah secara langsung, baik itu rentan, terancam punah, atau sangat terancam punah.

Jumlah itu sepertiga lebih banyak yang berisiko daripada hanya tujuh tahun lalu, kata Profesor Universitas Simon Fraser, Nicholas Dulvy, penulis utama studi yang diterbitkan pada Senin (30/8/2021) yang mendukung penilaian Daftar Merah.

Sekitar 28 persen dari 138.000 spesies yang dinilai oleh IUCN kini terancam punah di alam liar selamanya, karena dampak destruktif aktivitas manusia terhadap alam semakin dalam.

Namun, Daftar Merah terbaru untuk Spesies Terancam Punah juga menunjukkan adanya potensi restorasi.

Baca juga: Remaja 15 Tahun Dirudapaksa Ayah Kandungnya, Terungkap saat Korban Cerita Langsung ke Ibu

Pemulihan paling spektakuler terlihat pada tuna sirip biru Atlantik, yang naik tiga kategori dari Terancam Punah ke zona aman di Tidak Mengkhawatirkan (Least Concern).

Spesies tuna yang menjadi menu andalan sushi kelas atas di Jepang ini terakhir dinilai pada tahun 2011.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved