Selasa, 19 Mei 2026

KKB Papua

MRPB : Maybrat Bukan Daerah Operasi Militer

Ketua Pokja MRPB, Christiana Ayello, meminta aparat TNI-Polri yang dikerahkan ke Kabupaten Maybrat, harus memahami situasi Papua

Tayang:
Penulis: Safwan Ashari Raharusun | Editor: Maickel Karundeng
Tribun-Papua.com/Safwan Raharusun
Ketua Pokja Perempuan, Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB), Christiana Ayello. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Ketua Pokja Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB), Christiana Ayello, meminta aparat TNI-Polri yang dikerahkan ke Kabupaten Maybrat, harus memahami situasi Papua.

"Pasukan itu harus paham situasi di Papua, supaya dia tidak membabi-buta dalam menyikapi persoalan," kata Ayello, kepada TribunPapuaBarat.com, Selasa (7/9/2021).

Baca juga: Terkait Mahkota Cenderawasih, Pemerhati Lingkungan Desak PB PON Keluarkan Pernyataan Sikap

Menurut dia, para aparat yang ada di Maybrat, harus menyikapi persoalan ini mulai dari akar masalah.

"Jangan hanya melihat kasus pembunuhan, kemudian dibalas dengan kematian juga,"ujarnya.

Baca juga: Pedagang Souvenir : Polisi Kehutanan Larang Penjualan Mahkota Burung Cenderawasih

"Kalau ini persoalan politik, mari kita duduk sama-sama. Tetapi jika ini pembunuhan murni, maka harus diselesaikan baik-baik,"katanya.

Baca juga: Ini Kronologis Kontak Tembak Antara KNPB dan TNI-Polri di Maybrat

"Kabupaten Maybrat, bukan merupakan daerah operasi militer (DOM). Dan jangan diselesaikan dengan kekerasan,"ujar Ayello.

Ia meminta, kepada semua pihak agar harus selesaikan persoalan secara baik.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved