Breaking News:

KKB Papua

Pascatewas 4 Anggota TNI di Maybrat secara Sadis, Kapolda Bantah tidak ada Operasi Militer

Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing membantah adanya operasi militer pascatewasnya 4 Anggota TNI di Kabupaten Maybrat.

Editor: Ridwan Abubakar Sangaji
(KOMPAS.com/Devina Halim)
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2019-2024, di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (17/10/2019). 

TRIBUN-PAPUA.COM, MANOKWARI – Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing membantah adanya operasi militer pascatewasnya 4 Anggota TNI di Kabupaten Maybrat.

“Tidak ada operasi militer di Maybrat,” bebernya, ketika diwawancarai.

Kapolda pun menegaskan, siapa yang berbuat kejahatan maka harus bertangungjawab di mata hukum.

Baca juga: Ini Pengakuan Dosa 1 Pelaku Penyerangan Pos TNI AD di Maybrat, hingga 4 Anggota Tewas secara Sadis

“kalau sudah berani berbuat, maka harus bertanggungjawab,” tegasnya.

Disamping itu, lanjut Kapolda dalang dibalik penyerangan yang menewaskan 4 anggota TNI adalah ulah dari KNPB.

"KNPB sejauh ini kita lihat ada dibelakang kasus ini," bebernya

Baca juga: Usai Kunjungan Panglima dan Kapolri, Pos TNI di Serang KKB, 4 Anggotanya Tewas di Bantai

Sejauh ini, Papua Barat sudah lebih baik, jangan lagi dikotori dengan oknum yang menginginkan kekacauan.

"Terus terang, sampai mereka merusak fasilitas umum (jembatan) oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab,"katanya.

Hingga saat ini aparat gabungan TNI Polri masih melakukan upaya pengejaran terhadap pera pelaku pembantaian empat anggota TNI di Pos Keamanan Kisor, Kabupaten Maybrat.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved