KKB Papua
Pascatewas 4 Anggota TNI di Maybrat secara Sadis, Kapolda Bantah tidak ada Operasi Militer
Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing membantah adanya operasi militer pascatewasnya 4 Anggota TNI di Kabupaten Maybrat.
TRIBUN-PAPUA.COM, MANOKWARI – Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing membantah adanya operasi militer pascatewasnya 4 Anggota TNI di Kabupaten Maybrat.
“Tidak ada operasi militer di Maybrat,” bebernya, ketika diwawancarai.
Kapolda pun menegaskan, siapa yang berbuat kejahatan maka harus bertangungjawab di mata hukum.
Baca juga: Ini Pengakuan Dosa 1 Pelaku Penyerangan Pos TNI AD di Maybrat, hingga 4 Anggota Tewas secara Sadis
“kalau sudah berani berbuat, maka harus bertanggungjawab,” tegasnya.
Disamping itu, lanjut Kapolda dalang dibalik penyerangan yang menewaskan 4 anggota TNI adalah ulah dari KNPB.
"KNPB sejauh ini kita lihat ada dibelakang kasus ini," bebernya
Baca juga: Usai Kunjungan Panglima dan Kapolri, Pos TNI di Serang KKB, 4 Anggotanya Tewas di Bantai
Sejauh ini, Papua Barat sudah lebih baik, jangan lagi dikotori dengan oknum yang menginginkan kekacauan.
"Terus terang, sampai mereka merusak fasilitas umum (jembatan) oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab,"katanya.
Hingga saat ini aparat gabungan TNI Polri masih melakukan upaya pengejaran terhadap pera pelaku pembantaian empat anggota TNI di Pos Keamanan Kisor, Kabupaten Maybrat.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/panglima-tni-marsekal-dalam-apel-pengamanan-pelantikan-presiden.jpg)