KKB Papua
Mahasiswa Desak DPRD Maybrat Segera Bentuk Pansus Tangani Pengungsi di Daerah Konflik
Desakan ini menyikapi gelombang pengungsian pascapenyerangan yang berujung gugurnya 4 prajurit TNI di Kampung Kisor, beberapa waktu lalu.
Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik R Rewapatara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Solidaritas Mahasiswa Maybrat di Kota Jayapura mendesak DPRD Kabupaten Maybrat, Papua Barat segera membentuk Panitia khusus (Pansus) untuk penanganan warga serta para pengungsi di daerah konflik.
Desakan ini menyikapi gelombang pengungsian pascapenyerangan yang berujung gugurnya 4 prajurit TNI di Kampung Kisor, Distrik Aifat Selatan, beberapa waktu lalu.
"Kami minta kepada DPRD Kabupaten Maybrat agar segera membentuk Pansus kemanusiaan, agar secara serius melihat warga pengungsi di daerah konflik," kata Ayosami Tomas Sewa, mewakili mahasiswa Maybrat dalam Jumpa pers di Kantor LBH Papua, Jumat (10/9/2021).
Baca juga: Dituding Langgar HAM, Bupati Maybrat: Isu Pengungsian Dimanfaatkan Oknum Tertentu
Baca juga: Bujuk Ratusan Pengungsi Kembali ke Rumah, Bupati Maybrat: Polisi dan TNI Pelindung Rakyat
Menurutnya, adanya Pansus dari DPRD akan bisa melihat serta menjamin hak hidup masyarakat yang kini dalam pengungsian.
"Seharusnya sudah ada Pansus sehingga bisa melihat masyarakat sipil yang mengungsi," ujarnya.
Ayosami menambahkan, DPRD Maybrat harus melakukan pendekatan humanis kepada masyarakat, terkhusus yang berada di daerah konflik.
"Lakukan pendekatan secara humanis agar masyarakat tidak panik atau trauma lagi dengan kejadian yang sudah terjadi," ungkapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/solidaritas-mahasiswa-maybrat.jpg)