Kamis, 21 Mei 2026

KKB Papua

Polda Papua Barat Keluarkan DPO Pembantaian 4 TNI di Maybrat

Polda Papua barat mengeluarkan daftar pencarian orang (DPO) kasus penyerangan 4 anggota TNI AD hingga tewas di Pos Ramil Kaisor beberapa waktu lalu.

Tayang:
Penulis: Safwan Ashari Raharusun | Editor: Ri
istimewa
salah satu pentolan KKB di Papua 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM, MANOKWARI – Polda Papua barat mengeluarkan daftar pencarian orang (DPO) kasus penyerangan 4 anggota TNI AD hingga tewas di Pos Ramil Kaisor beberapa waktu lalu.

Kabi Humas Polda Papua Kombes Pol Adam Erwindi mengatakan ada 17 orang yang masuk dalam DPO.

Hal tersebut berdasarkan keterangan dua tersangka yang tertangkap.

“17 identitas orang itu kami ketahui dari keterangan  MY (20) dan MS (18),” ucapnya.

Kata Erwindi, semua yang terlibat dalam penyerangan di Posramil Kisor, Maybrat, berjumlah 19 orang.

“2 tertangkap, 17 DPO,” singkatnya.

Baca juga: Ini Pengakuan Dosa 1 Pelaku Penyerangan Pos TNI AD di Maybrat, hingga 4 Anggota Tewas secara Sadis

Erwindi menerangkan  hasil olah tempat kejadian perkara, pihaknya mengamankan beberapa barang bukti.

“Ada selongsong peluru, parang dan selibut bekas darah,” bebernya.

Saat ini, kedua tersangka telah mengakui bahwa mereka juga terlibat dalam penganiayaan menggunakan parang, kepada salah satu prajurit TNI di pinggang.

Baca juga: Inilah Curhatan 1 Anggota TNI AD Sebelum Tewas Dibantai Kelompok Separatis Papua Merdeka di Maybrat

"Sampai saat ini kami dari TNI-Polri masih melakukan penyisiran, untuk mencari 17 DPO agar mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum," ucapnya.

Polisi Ungkap Struktur Organisasi KNPB

Tak hanya itu, Erwindi juga mengaku, dari hasil pengembangan, DPO atas nama Silas Ki merupakan ketua KNPB sektor Kisor.

Baca juga: 3 Jam Sebelum Tewas Dibantai Kelompok Separatis, Pratu Sul Kirimkan Uang Buat Pendidikan Adiknya

"Dua orang yang telah ditahan yakni MY dan MS adalah militan KNPB, dan dikukuhkan pada 19 Desember 2020," beber Erwindi.

"Dari keterangannya, selain Silas Ki menjadi ketua ada 4 orang yang menjadi militan, sementara lainnya adalah anggota KNPB," lanjutnya.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved