Bom Ikan di Pasuruan Meledak, Belasan Rumah Rusak hingga 2 Warga Tewas Tertimpa Reruntuhan
Sebuah bom ikan atau bondet meledak di sebuah rumah di Dusun Macamputih, Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondangwetan.
TRIBUN-PAPUA.COM - Sebuah bom ikan atau bondet meledak di sebuah rumah di Dusun Macamputih, Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur Sabtu (11/9/2021) sekitar pukul 08.00 WIB.
Dalam persitiwa itu, seorang warga bernama Mat Shodiq (60) dan anaknya, Abdul Gofar tewas.
Selain itu ledakan tersebut membuat belasan rumah warga mengalami kerusakan ringan seperti genteng pecah, tembok rusak dan sebagainya.
Baca juga: BREAKING NEWS: Ratusan Pengendara Terpaksa Dorong Kendaraan di Ruas Kilometer 14 Sorong Papua Barat
Baca juga: Ketua KNPB dan 16 Anak Buahnya Buron, Ini Daftar Nama para Pelaku Penyerangan Posramil Kisor
Ada dua rumah yang dilaporkan mengalami kerusakan parah karena luluh lantah dan rata dengan tanah.
Mat Shodiq meninggal di lokasi kejadian karena tertimpa reruntuhan bangunan rumah milik anaknya, Abdul Ghofar yang rusak akibat ledakan bondet.
Sedangkan Abdul Ghofar meninggal di perjalanan saat menuju ke Puskesmas Gondangwetan untuk menjalani perawatan karena luka.
Sementara istri dan anak Abdul Ghofar selamat tapi masih menjalani perawatan.
Dikutip dari Suryamalang.com, Sularso, warga setempat mengaku suara ledakan tersebut sangat keras dan terdengan hingga radius 3 kilometer.
"Warga sempat panik, dan bingung apa yang meledak karena suaranya sangat keras sekali. Warga berhamburan keluar rumah saat ledakan itu," kata Sularso.
Baca juga: Terseret Arus Sungai di Timika, Pemuda Asal Cibal NTT Ditemukan Meninggal
Baca juga: Desakan KPI Dibubarkan Mencuat, Korban Pelecehan Diintimidasi Agar Damai dan Cabut Laporan
Ledakan berasal dari ruang tengah rumah korban
Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Heri Dian W mengatakan dari pemeriksaan awal, diduga ledakan kuat tersebut beradal dari bom ikan.
Dugaan tersebut muncul setelah petugas menemukan sisa bahan peledak yang biasanya digunakan untuk membuat bom ikan di lokasi kejadian.
Dia menyampaikan ledakan tersebut muncul dari ruang tengah rumah Abdul Ghofar. Menurutnya Abdul Ghofar sehari-hari bekerja sebagai nelayan.
"Setelah ledakan, anggota melakukan penyisiran dan menemukan sisa - sisa bahan peledak untuk membuat bondet di lokasi kejadian," katanya di lokasi.
Namun untuk memastikan penyebabnya, pihaknya masih berkoordinasi dengan Polda Jatim untuk melakukan penyisiran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/ledakan-diduga-berasal-dari-bom-ikan-di-desa-pekangkungan-kecamatan-gondangwetan-kabupaten-pasuruan.jpg)