Breaking News:

PON XX Papua

Terdaftar Jual Produk di PON, 100 UMKM di Kabupaten Jayapura Lakukan Uji Coba

Sedikitnya 100 Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tercatat untuk menjual produknya selama pergelaran PON XX Papua

Editor: Musa Abubar
Istimewa
Suasana Sosialisasi tentang penggunaan sistem pembayaran non tunai bagi pelaku UMKM 

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA- Sedikitnya 100 Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tercatat untuk menjual produknya selama pergelaran PON XX Papua

100 tenda bagi UMKM yang telah terdata dan terdaftar di Sub Bidang Sosial Ekonomi ini mulai didirikan untuk melakukan uji coba pemasaran produknya masing-masing di lokasi yang telah ditentukan.

Baca juga: Obati Rambut Rontok Menggunakan Cengkeh, Simak Caranya

Bidang IV Sarana Prasarana Penunjang pada Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura telah berupaya menggelar sosialisasi penggunaan sistem pembayaran nontunai kepada UMKM tersebut.

Baca juga: Satu TNI Ditembak KKB Papua di Pegunungan Bintang, Kapendam XVII: Saya Masih Cari Informasi

Sosialisasidiikuti oleh perwakilan dari pelaku UMKM yang terdiri dari kuliner, craft dan souvernir.

Tujuan diadakannya sosialisasi ini untuk memperkenalkan sistem pembayaran non tunai kepada para pelaku UMKM di Kabupaten Jayapura.

Koordinator Sub Bidang Sosial Ekonomi pada Bidang IV Sarana Prasarana Penunjang Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura Yos Levie Yoku menjelaskan, kegiatan ini sebagai bentuk sosialisasi kepada para pelaku UMKM yang akan terlibat pada PON XX di Klaster Kabupaten Jayapura.

Baca juga: Baca Aturan Ujian SKD CPNS Kemenag 2021, Ada 11 Poin Penting

Pembayaran non tunai dan bekerjasama dengan pihak perbankan yang menyiapkan aplikasi non tunai ini.

"Berkaitan dengan kegiatan sosialisasi yang dilakukan, sebenarnya itu merupakan rangkaian dalam rangka UMKM mendukung PON XX Papua ,"katanya kepada Tribun-Papua.com, Senin (13/9/2021).

"Kami mencoba untuk mengantisipasi ketika para pengunjung maupun tim yang datang ke venue-venue itu tidak membawa uang dalam bentuk tunai,"ujarnya.

Baca juga: Inilah Sosok Penembak 1 TNI AD di Pegubin serta Membakar Puskesmas, Kantor Perbankan dan Rumah Warga

Menurut dia, aplikasi nontunai QRIS atau (QR Code Indonesia Standard) yang disiapkan oleh perbankan bagi pelaku UMKM ini akan memudahkan para tamu atau pengunjung yang akan bertransaksi tanpa harus membawa uang tunai dalam jumlah banyak.

"Sehingga kami bekerja sama dengan pihak perbankan untuk menyiapkan aplikasi-aplikasi atau semacam barcode. Supaya memudahkan proses pembayaran produk souvernir atau kuliner yang dipajang oleh pelaku UMKM di venue-venue PON," katanya.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved