PON XX Papua

Mau Cari Buah Tangan Khas Papua Saat PON, Ini Tempatnya

Galery Kreatif Kehutanan menyediakan beragam buah tangan khas Papua, beralamat di Jalan Raya Abepura Sentani ini, berdekatan dengan Saga Mall Abepura

Editor: Musa Abubar
Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
Suasana jajakan berbagai produk hasil hutan non kayu, dengan harga terjangkau, Jumat (17/9/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA- Galery Kreatif Kehutanan menyediakan beragam buah tangan khas Papua

Bagi atlet maupun kontingen PON XX Papua yang akan mencari oleh-oleh khas Papua bisa langsung datang ke galery ini.

Galery Kreatif Kehutanan beralamat di Jalan Raya Abepura Sentani ini, berdekatan dengan Saga Mall Abepura.

Baca juga: Perum Bulog Sediakan 100 Ton Beras untuk Klaster PON XX Kota Jayapura

Tempat itu memasarkan beragam produk Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK), kini menjadi pusat oleh-oleh khas Papua.

Galery Kreatif Kehutanan itu dikelola oleh Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua.

Kepala Bidang Perlindungan Hutan, Aries Toteles Ap menjelaskan beragam produk HHBK yang dijual itu hasil dari Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) binaan Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup provinsi setempat.

Baca juga: Mau Tahu KNPB Aktor Penyerangan dan Pembunuhan 2 Tenaga Kesehatan, Inilah Sejarahnya

Dia mengatakan, produk andalan yakni es krim Sagu, olahan Mangrove dan yang terbaru Teh Murbei.

Sementara untuk kerajinan lokal yaitu Tas Noken variasi motif dari berbagai daerah, mahkota imitasi Cenderawasih, dan Souvenir Kulit Buaya.

Aneka kerajinan kulit kayu,Tas Noken, Souvenir Kulit Buaya, Miniatur Perahu Biak, Lampu duduk dari tempurung kelapa, lukisan motif Papua, Mahkota Imitasi Cenderawasih, dan Lukisan kulit kayu dari Asei Sentani.

Baca juga: Capaian Vaksinasi di Kota Jayapura capai 57 Persen 

Produk olahan khas Papua lainnya seperti Teh Murbei, Sirup Mangrove, keripik, Madu asli Papua, Minyak Kayu Putih, Kopi Papua, Kopi Pinang Papua, dan sebagainya.

Terkait harga yang dipatok untuk masing-masing olahan, kata dia terjangkau, tak terlalu mahal.

"Dengan datang dan membeli, maka kita sudah membantu menyelamatkan hutan Papua, dan perekonomian masyarakat,"tambah dia.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved