PON XX Papua
Thresya Huby, Atlet Anggar Asal Wamena Siap Harumkan Nama Papua
Thresya Huby (23), lahir 9 November 1997 di Kampung Asalogaima, Kabupaten Wamena. Dimana pada masa kecilnya, dia habiskan di kampung halamannya.
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Tanah Papua banyak menyimpan talenta muda dalam dunia olahraga, salah satunya Thresya Huby (23), wanita pertama asal Kabupaten Wamena yang siap harumkan nama Papua di Tim Anggar Pekan Olahraga Nasional Papua (PON XX Papua).
Thresya Huby (23), lahir 9 November 1997 di Kampung Asalogaima, Kabupaten Wamena. Dimana pada masa kecilnya, dia habiskan di kampung halamannya.
Sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) YPPK Santo Thomas Asologaima, dan lulus tahun 2011, kemudian dia melanjutkan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Musafak pada tahun 2014, Sekolah Menengah Atas (SMA) PGRI Wamena, dan lulus di tahun 2016.
Baca juga: BREAKING NEWS: Merry Beisanda, Keponakan Saya Jalankan Tugas Mulia Namun Dibunuh KKB
Usai lulus SMA, dia tak menunggu lama untuk merubah nasipnya, atas semangatnya yang tinggi, maka wanita kelahiran 1997 itu langsung mengikuti seleksi Polri di Kabupaten Wamena dan disaat itu, diapun dinyatakan lulus dan menjadi Polwan di Polda Papua.
Selang berjalannya waktu, selama setahun lamanya, tepat di Tahun 2018 dia diajak oleh seniornya Polwannya di Polda Papua untuk bergabung sebagai atlet Anggar.
"Awalnya saya diajak dari senior saya nama Grace, yah sudah saya langsung masuk jadi atlet Anggar, itu di tahu 2018" jelasnya.
Sejak itu dia mulai tekuni cabang olagraga ini, dengan berjalannya waktu, selama setahun, maka tepat di bulan Oktober 2019, wanita asal Kampung Asologaima, Kabupaten Wamena itu diijinkan untuk ikut bertanding dalam Kejuaraan nasional (Kejurnas) oleh pelatihnya yang bernama Marthina Sopacua dan Yohanes Sopacua.
"Waktu tahun 2019, bulan Oktober, saya berdama tim Anggar Papua diijinkan ke Semarang ikut pertandingan kejurnas, dan itu awal pertama kali sekali, dan saat itu saya hanya sampe di full saja" jelasnya.
Usai dari pertandingan itu, timnya melanjutkan ke Bogor untuk dilakukan Teknikal Center (TC) selama dua tahun disana.
Baca juga: PB PON XX Papua Serahkan 20 Ambulance dan Obat-obatan untuk Empat Klaster
"Kita lanjut ke Bogor TC selama dua tahun disana, dan selama TC juga kita sering keluar cari lawan tanding menimbah pengalaman maupun sering datang lawan," ungkapnya.
Hingga tepat di Tahun 2020, dia bersama timnya dikirim kembali ke Bogor, untuk mengikuti Kejurnas mini, dan saat itu, dia berhasil mendapatkan peringkat 2 atau juara dua.
"Di bulan Oktober 2020 sempat ikut kejurnas mini di Bogor dan dapat peringkat 2," kata dia kepada Tribun-Papua.com di Jayapura.
Baca juga: Kota Jayapura Terima Bantuan Empat Mobil Ambulance untuk PON XX Papua
Kemudian di bulan Juni 2021, dia bersama Timnya lanjut lagi ke daerah Riau untuk mengikuti pertandingan disana.
"Di bulan Juni 2021 kita keluar lagi dari Bogor ke Bengkalis, Provinsi Riau untuk ikut kejurnas mini lagi disana, dan disana juga saya dapat juara 2, dan 3 Agustus kita langsung kembali ke Papua sampe sekarang ini," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/17092021-theresya-huby-1.jpg)