Breaking News:

Rimbun Air Jatuh di Papua

Pernah Jadi Co-Pilot dari Kapten Mirza, Ini Kisah Dan Lanud Atang Sendjaja

"Cukup banyak kegiatan operasi yang dilaksanakan sama beliau," kata Lanud Atang Sendjaja, Marsma TNI Fachrizet.

Editor: Roy Ratumakin
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Komandan Lanud Atang Sendjaja Marsma TNI Fachrizet melakukan takziah atau melayat ke rumah duka almarhum Kapten Mirza pilot Rimbun Air, Jumat (17/9/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM: Kapten H Mirza, pilot yang tewas dalam kecelakaan pesawat Rimbun Air yang terjadi Rabu (15/9/2021) pagi.

Dalam insiden kecelakaan pesawat ini, tiga orang meninggal dunia diantaranya Captain H Mirza sebagai pilot, Mohammad Fajar Dwi Saputra sebagai Co-Pilot dan Iswahyudi sebagai teknisi.

Ketiganya ditemukan sudah tak bernyawa bersama pesawat yang mereka tumpangi dikawasan pegunungan Intan Jaya.

Baca juga: Co-Pilot Rimbun Air yang Tewas saat Terbang di Langit Papua, Tinggalkan Bayi 10 Bulan

Pesawat Rimbun Air itu ditemukan di ketinggian 2.400 meter dalam kondisi hancur dengan jarak 5 km dari Bandara Bilogai ke arah Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya.

Dibalik kecelakaan pesawat ini, ada kisah atau kenangan dari Komandan Lanud Atang Sendjaja Marsma TNI Fachrizet terhadap almarhum Kapten H Mirza.

“Innalillahi Wainnailaihi rojiun, Alhamdulillah proses pemakaman selesai, Kapten Mirza ini senior saya, kami atas nama warga Lanud Atangsedjaja mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya atas pengabdian beliau selama melaksanakan dinas TNI AU,” kata Fachrizet dikutip Tribun-Papua.com dari laman TribunNewsBogor.

Marsma TNI Fachrizet juga turut menyaksikan serah terima jenazah dari pihak Rimbun Air kepada pihak keluarga dan mengikuti hingga proses pemakaman.

Baca juga: Kapten H Mirza Akhirnya Dimakamkan di Kota Bogor

Usai proses pemakaman yang dibantu oleh anggota TNI Lanud Atang Sendjaja, Marsma TNI Fachrizet menyampaikan doa untuk almarhum.

"Cukup banyak kegiatan operasi yang dilaksanakan sama beliau," ujarnya.

Marsma TNI Fachrizet mengatakan bahwa saat bertugas, Kapten Mirza merupakan pilot dan dirinya adalah Co-Pilot.

"Lama kita terbang sama beliau dari Papua dan spot-spot skuadron 6 saya tau dan menyaksikan sendiri beliau adalah orang yang sangat baik. Semoga amal baik dan diampuni dosa-dosanya dimaafkan kesalahannya, ditempatkan di surga Allah," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved