Breaking News:

PON XX Papua

Peserta PON XX Langgar Aturan Berkerumun, Sanksi Ini Siap Menanti

Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, Suwarno mengungkapkan sanksi bagi peserta yang melanggar aturan berkerumun

Istimewa
Suasana stand Gebyar PON Klaster Kabupaten Jayapura yang dipasang di Pantai Khalkote, Distrik Sentani Timur 

TRIBUN-PAPUA.COM - Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, Suwarno mengungkapkan sanksi bagi peserta yang melanggar aturan berkerumun.

Diketahui perhelatan PON XX Papua 2021akan berlangsung pada 2-15 Oktober 2021.

Selain Kota Jayapura, ada tiga kabupaten yang menjadi klaster penyelenggara perhelatan empat tahunan itu.

Ketiganya adalah Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke.

Baca juga: Antisipasi Data Kriminal, Polda Bakal Perketat Screening Relawan PON XX Papua

Baca juga: Prediksi Laga Persipura Jayapura Vs Persija Jakarta, Mutiara Hitam Harus Bangkit dari Dasar Klasemen

"Hal ini berkenaan dengan pandemi Covid-19," kata Suwarno saat menyaksikan langsung simulasi penyambutan kontingen di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (18/9/2021).

Suwarno menjelaskan, protokol ketat itu antara lain pencegahan kerumunan.

Makanya, para anggota kontingen yang tiba di Papua akan mendapat izin hanya tinggal di tempat akomodasi dan di lokasi pertandingan.

"Mereka tidak boleh pergi ke mana-mana," kata Suwarno.

Menurut Suwarno, larangan tidak boleh ke mana-mana untuk menghindari munculnya klaster Covid-19 baru di PON XX Papua 2021.

"Sanksi terberat pelanggaran ini adalah mereka yang melanggar bisa dipulangkan," kata Suwarno.

Baca juga: Pastikan Kinerja Tim Doping, Sekum PB PON Tinjau Simulasi di GOR Cenderawasih Jayapura

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved