News

Tugu Merah, Ikon Kebanggaan Sorong Dirusak dan kini Dijadikan Tempat Mabuk

Tugu Merah merupakan salah satu ikon Kabupaten Sorong namun dijadikan sebagai tempat tongkrongan bagi para pemabuk di daerah ini.

Penulis: Safwan Ashari Raharusun | Editor: Ri
istimewa
Tugu Merah, Kota Sorong, Papua Barat 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUA.COM, SORONG - Tugu Merah, merupakan salah satu ikon bagi Kabupaten Sorong, Papua Barat. Dan telah menjadi kebanggaan masyarakat di daerah tersebut.

Berada tepat di simpang enam kilo meter (KM) 23, Kabupaten Sorong (pintu antar Kabupaten Kota), sering kali membuat pengunjung terpukau dengan pesonanya.

Baca juga: Cuaca Buruk, Pasukan Gabungan Terpaksa Jalan Kaki 5 hari Untuk Tembus di Distrik Kiwirok

Namun, kehadiran tugu tersebut justru seringkali disalah gunakan oleh sejumlah orang.

Tempat tersebut, sering kali dijadikan sebagai tempat tongkrongan bagi para pemabuk di daerah ini.

Kondisi tersebut diakui Eta Womsiwor (40), Warga Kabupaten Sorong, yang sehari-hari berjualan pindang didekat Tugu Merah

Kata Womsiwor, tugu ini sudah jadi sekitar dua tahun lalu.

"Sudah pasang pagar, lampu dan air mancur, tetapi seringkali orang-orang datang dan merusaknya," ujar Womsiwor, kepada TribunPapuaBarat.com, Senin (20/9/2021). 

Baca juga: IDI Papua Minta Jaminan Keamanan Bagi Nakes di Wilayah Pegunungan Papua

Setiap malam, lampu yang terpasang di tuguh ini dicuri oleh orang-orang.

"Padahal, tempat ini orang-orang dari Kota sampai Kabupaten, pakai tempat ini untuk sekedar foto dan lainnya," tuturnya.

"Kasian, pemerintah telah membangun ini untuk memperindah wajah kota dan kabupaten, malah dirusak oleh orang yang tidak bertanggungjawab,"

Harusnya, semua masyarakat yang ada di kedua daerah ini turut andil untuk menjaga kebersihan dan keindahan Tugu Merah

Tak hanya merusak, Womsiwor mengaku, lokasi ini seringkali digunakan sebagai tempat mabuk.

Baca juga: Pihak Keluarga Masih Menunggu Kedatangan Jazad Gabriella Melani Dari Kiwirok

"Kita yang berjualan pinang sampai pukul 00.00 WIT, melihat ada orang duduk minum mabuk di bawah tuguh," ucapnya. 

Bahkan, lanjut dia, kejadian itu hampir setiap malam digunakan sebagai tempat mabuk. 

Melihat hal tersebut, Womsiwor berharap, pemerintah harus bisa lebih intens dalam menjaga Tugu tersebut. 

"Jangan biarkan ikon kebanggaan Kabupaten dan Kota Sorong, dirusak oleh orang yang tidak bertanggungjawab," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved