Karantina
Karantina Jayapura Berkomitmen Jaga Papua Dari Rabies, AI dan ASF
Balai Karantina Pertanian Kelas I Jayapura, menjaga wilayah Papua bebas dari penyakit ternak berbahaya seperti Rabies, Flu Burungdan dan ASF
Penulis: Putri Nurjannah Kurita | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA- Balai Karantina Pertanian Kelas I Jayapura, berkomitmen menjaga wilayah Papua bebas dari penyakit ternak berbahaya seperti Rabies, Flu Burung (Aviian Influenza) dan African Swine Fever (ASF)
Kepala Balai Pertanian Kelas I Jayapura drh.Muhlis Natsir mengatakan komitmen itu diwujudkan dalam rapat koordinasi (rakor) secara kontinyu setiap tahun.
Baca juga: Emas Pertama PON XX Papua Berhasil Diamankan Tuan Rumah: Cricket Membanggakan
Rapat koordinasi yang melibatkan dinas dan unit pelaksana teknis serta pemangku kepentingan di wilayah Papua dan Papua Barat itu sudah dilaksanakan pada Kamis (23/9/2021).
"Rakor ini merupakan tindak lanjut menjaga Papua bebas dari rabies dan avian influenza yang sejak 2016 kita laksanakan sampai dengan 2021, jadi sudah enam tahun berturut-turut melakukan Rakor,"kata Muhlis melalui rilis pers yang diterima Tribun-Papua.com,Minggu (26/9/2021).
Baca juga: Gubernur Papua, Lukas Enembe Bangga Atas Prestasi Atlet Putri Criket Papua Raih Emas di PON XX
Menurut Muhlis, rakor ini melibatkan Polda Papua, Kodam 17 Cenderawasih, lantamal X Jayapura, Lanud Silas Papare, Kejaksaan Tinggi Papua, Bea Cukai Papua, Imigrasi, BKIPM Jayapura, Dinas Pertanian Provinsi Papua, Loka Veteriner Papua, Ombusman Papua,
Selanjutnya, BBKSDA Papua, BPTP Papua, Dinas Peternakan Kabupaten Jayapura, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Jayapura, akademisi daei universitas Cenderawasih, Univ Yapis, IAIN FM.
Baca juga: Rebut 1 Medali Emas dari Cricket, Kontingen Bali Diharapkan Bisa Tambah Medali di PON Papua
Kemudian, komunitas dog Lover, cat Lover, kicau mania, maskapai penerbangan, usaha jasa angkut/Cargo, tenaga kerja bongkar muat (TKBM) pelabuhan dan unit pelaksana teknis Karantina Pertanian di Papua, dan Papua Barat.
Rakor ini dibuka secara virtual oleh Kepala Pusat Karantina Hewan dan Keamanan Hayati Hewani, drh.Wisnu Wasesa Putra, M.P mewakili Kepala Badan Karantina Pertanian.
Rakor kali ini bertema Penguatan Sinergitas Antar Lembaga Dalam Rangka Mempertahankan Wilayah Papua Tetap Bebas Dari Rabies, Avian Influenza dan African Swine Fever (ASF).
Baca juga: Manfaat dan Cara Mengolah Bayam Merah Untuk Kesehatan
Tiga narasumber yang dihadirkan dan berkompeten di bidangnya untuk menyampaikan materi, yaitu drh. Muhlis Natsir, M.Kes mewakili tuan rumah, drh. Suryantana berasal dari Loka Veteriner Papua, drh. I Nyoman Polos dari Dinas Peternakan dan Keswan Provinsi Papua yang di moderatori oleh drh.Utami kepala Labkeswan Prov Papua.
"Tujuan kita melaksanakan rakor ingin menyamakan memperkuat sinergitas, perkuat persepsi terkait dengan pencegahan masuk dan tersebarnya hama penyakit hewan karantina dan organisme pengganggu tumbuhan karantina yang menjadi tugas karantina, itu sebabnya kita melibatkan instansi terkait lainnya,"ujarnya.
Baca juga: Terus Dampingi Tenaga Kesehatan yang Jadi Korban KKB Papua, IDI: Keselamatan Nakes Prioritas Negara
Muhlis mengatakan, pembahasan dalam rakor itu lebih pada berbagai upaya pencegahn penyakit hewan berbahaya di antaranya penyakit Rabies, Avian Influenza, Flu Babi, African Swine Fever (ASF) yang sementara ini merebak di Manokwari Papua Barat.
Lanjut dia, Karantina Pertanian Jayapura berkomitmen bersama pemangku kepentingan, pelaku usaha, akademisi, masyarakat untuk terus menerus memperkuat sinergi agar Papua bebas dari Rabies dan Avian Influenza dan mencegah tersebarnya African Swine Fever (ASF) di Papua.
Baca juga: Bharada Muhammad Kurniadi Sutio Gugur Diserang KKB, Kapolda Papua Langsung Usulkan Kenaikan Pangkat
Ia menambahkan, tentunya harus didukung bersama, mempunyai komitmen bersama, koordinasi, kolaborasi untuk menjaga Papua dari berbagai penyakit yang berbahaya salah satunya peryataan tertulis dan komitmen bersama-sama yang ditanda tangani di akhir acara rakor.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/muhlis-natsir-1.jpg)