PON XX Papua
Basket Putri DKI di PON XX Papua Sabet Perunggu Usai Kalahkan Sulawesi Selatan 69 - 53
Pertandingan perebutan medali perunggu antara DKI Jakarta vs Sulsel akhirnya berhasil dimenangkan tim DKI Jakarta dengan skor telak 69-53
Penulis: Ri | Editor: Maickel Karundeng
Lapor wartawan Tribun-Papua.com - Ridwan Abubakar
TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA - Pertandingan perebutan medali perunggu antara DKI Jakarta vs Sulawesi Selatan (Sulsel) akhirnya berhasil dimenangkan tim DKI Jakarta dengan skor telak 69-53 pada pertandingan yang berlangsung, Sabtu (9/10/2021) di GOR Mimika Sport Complex (MSC).
Keunggulan DKI Jakarta terlihat sejak awal permainan. Rebeca Cs unggul dari kuarter pertama hingga keempat.
Kalah dilaga pertama membuat anak asuhan Andrew Tambunan seakan memiliki momen untuk balas dendam.
Baca juga: Seorang Remaja di OKU Selatan Serahkan Diri ke Polisi, Bunuh Temannya saat Berduel di Parit
Meski terus berupaya mengejar dengan penyerangan three point oleh Sabrina Ayu, namun hal ini tak mengubah kedudukan.
Rebbeca Cs tetap memimpin hingga laga usai. Tim DKI Jakarta pulang membawa perunggu sementara Sulsel hanya puas bisa masuk semifinal.
Baca juga: PON XX Papua 2021 Sepekan Berjalan, ini Posisi Sulut di Klasemen Medali
Pelatih DKI Jakarta, Andrew Tambunan mengatakan perjalanan timnya dalam PON XX Papua ini tidak mudah.
Mereka menghadapi banyak tekanan karena satu pemain andalan mereka tidak bisa bermain sama sekali karena terpapar covid-19.
“Pertama saya ucap syukur dulu pada Tuhan karena telah diberikan kemenangan. Kita kalah dari Sulsel. Dan kita bangkit di pertandingan kedua dan di pertandingan semifinal kita juga kalah lawan tim tangguh yang memang pantas. Lalu kita belajar untuk memperbaiki diri di pertandingan ini,” katanya saat melakukan press conference usai pertandingan.
Baca juga: Final Bulutangkis, Menpora Zainudin Amali: Semoga PON XX Bisa Lahirkan Talenta Olahraga
Adapun medali perunggu ini mereka persembahkan khusus untuk anak asuhnya yang masih dirawat di RSUD Mimika tersebut.
“Kasihan dia. Dia latihan panjang, tapi dia tidak bisa bermain satu kalipun. Padahal dia salah satu pemain andalan kita sebenarnya.
Baca juga: Ini Kronologis Kericuhan di Veneu Tinju Gor Cenderawasih Jayapura, Jumat Malam
Cukup emosional semua teman-teman. Dan dia sekarang support kita dari jauh saja,”ujarnya.
Dia mengatakan memenangkan pertandingan perebutan medali perunggu ini, timnya tidak terlalu kesulitan karena mereka sudah mengetahui strategi Sulsel.
Mewakili pemain, Jesslyn Angelique Aritonang mengatakan meski tujuan awalnya adalah medali emas, namun mereka tetap senang dan bersyukur bisa pulang dengan medali perunggu.
Baca juga: Kronologi Kericuhan di Laga Tinju PON XX Papua, Atlet DKI Marah Lalu Relawan Meradang
“Apalagi banyak gangguan, ada yang sakit, ada yang ngak bisa main. Pasti secara tidak langsung mengganggu psikologi kita. Tapi kita bisa keluar dari tekanan itu, kota bisa bangkit. Dan yang terpening bisa bawa medali pulang untuk yang sakit, keluarga dan warga DKI Jakarta,” katanya.
Meski dalam keadaan sakit, dimana hidungnya patah saat melawan Jateng, Angeli tetap bermain maksimal. Ia adalah pencetak poin terbanyak untuk DKI Jakarta yakni 19 poin.
Baca juga: Atlet Kempo Sulut Mulai Berlaga di PON Papua, Anjas Gagal di Laga Pertama Kelas 65 Kg
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/basket-cbor-putri-dki-1.jpg)