Breaking News:

PON XX Papua

Atlet Lari Asal Sumsel, Sri Mayasari Raih Emas Sekaligus Pecahkan 2 Rekor Lari 400 Meter

Yang pastinya saya bahagia, tapi memang untuk PON 2021 ini, saya targetnya pecahkan rekor nasional dari PON sebelumnya

Tribun-Papua
Sri Mayasari asal Sumatera Selatan 

Laporan Jurnalis Tribun-Papua.com, Ridwan Abubakar

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA - Atlet Sumatera Selatan, Sri Mayasari berhasil meraih medali emas keduanya di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua pada nomor lari 400 meter putri, Selasa (12/10/2021), di Mimika Sport Complex dengan catatan waktu 53.22 detik.

Kandaskan DKI Jakarta, Voli Putra Jawa Barat Raih Medali Emas

Selain itu, Sri Mayasari juga berhasil memecahkan 2 rekor sekaligus yakni rekor nasional atas nama Emma Tahapary pada tahun 1984 dengan catatan waktu 54,20 detik dan rekor PON XIX Jabar tahun 2016 yang juga dicatatkan oleh dirinya dengan waktu 54,46 detik.

Sri Mayasari berada di lintasan ke empat dengan nomor dada 306, berhasil mengalahkan tujuh atlet pesaingnya yaitu Ulfa Silpiana dari Jawa Barat, Nikmatul Nafiah dari Jawa Timur, Rahma Annisa dari DI Yogyakarta, Dewi Agung Kurniawan dari Bali, Mergina Asyerem dari Papua, Eka Cahaya Ningrum dari Jawa Timur, dan Nining Saouhaly dari Maluku.

Baca juga: Dua Partai Final Ideal Menutup PON Papua Cabor Voli Indoor

Sementara untuk posisi kedua pada nomor ini diraih oleh Rahma Anissa dari DI Yoyakarta dengan catatan waktu 55.39 detik. Posisi ketiga diraih Dewi Ayu Agung Kurniawan dari Bali dengan catatan waktu 55.80 detik.

Kepada Wartawan, Sri menyampaikan rasa bahagianya sekaligus ucapan syukur karena berhasil meraih medali emas dan memecahkan rekor Nasional di usia ke 37 tahun.

Meskipun telah mendapatkan medali emas dan memecahkan rekor nasional, tidak membuat Sri puas dengan keberhasilan yang baru saja dia peroleh di PON XX Papua ini.

Baca juga: Menpora Amali Jelaskan Persoalan 7 Atlet PON yang Kabur Dari Tempat Isolasi

“Yang pastinya saya bahagia, tapi memang untuk PON 2021 ini, saya targetnya pecahkan rekor nasional dari PON sebelumnya. Persiapan untuk mengikuti PON XX Papua 2021 ini hanya kurang lebih satu tahun latihan, tetapi saya bersyukur di usia ke 37 tahun saya bisa mencapai Rekor Nasional,” katanya.

Dia menambahkan, medali emas keduanya dipersembahkan kepada seluruh masyarakat Sulawesi Selatan, keluarganya dan pelatih yang sudah bersamanya meraih keberhasilan di Papua. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved