Breaking News:

Gerebek Fakultas FIB USU, BNN Sumut Tangkap Seorang Mahasiswa yang Jadi Pengedar Ganja di Kampus

Dalam jumpa pers BNN Sumut di Medan, Senin (11/10/2021), DM mengaku menjual ganja karena kebutuhan hidup dan untuk menutupi biaya kuliah.

Editor: Claudia Noventa
KOMPAS.COM/DEWANTORO
Mahasiswi asal Kecamatan Blangkejerenberinisial DM (23) mengaku menjual ganja karena kebutuhan dan membayar kuliah. Dia mendapatkan ganja dari seseorang di Aceh. Dia ditangkap bersama tersangka FAY (20) yang merupakan teman sekampusnya di Medan. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Seorang mahasiswa berinisial DM (23) ditangkap polisi setelah menjadi pengedar ganja di sebuah kampus.

Diketahui, DM merupakan mahasiswi asal Gayo Lues, Aceh, mengedarkan ganja di Kampus Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara (USU).

Setelah Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP Sumut) menggerebek kampus tersebut, DM mengaku menjual ganja karena kebutuhan hidup dan untuk menutupi biaya kuliah.

"Saya butuh uang untuk bayar uang kuliah, terus ada yang nawarin gitu. Lalu aku tanya teman, ada enggak yang mau barang ini (ganja), katanya ada, ya sudah, habis itu dikirim barangnya kemari, aku kasih jual," kata DM, dalam jumpa pers BNN Sumut di Medan, Senin (11/10/2021).

Baca juga: Komentari Anggota Polisi yang Terkena Panah di Facebook, Seorang Pemuda di Flores Diamankan Petugas

Baca juga: Utang Rp 20 Juta ke Renternir Berbunga hingga Rp 25 Miliar, Jadi Motif Wanita Rekayasa Pembegalan

DM mengaku mendapat keuntungan Rp 1,5 juta dari setiap penjualan 1 kilogram ganja.

Menurut DM, ganja yang diedarkannya didapatnya dari Aceh. Ia memilih mengedarkan di USU karena ada yang bilang jika USU aman untuk peredaran ganja

"Dikasih tahu sama temannya, kenal juga. Katanya di situ, Kampus USU itu aman untuk edarkan ganja. Enggak pernah pakai (ganja), cuma (jual) di USU, yang kasih barang dari Aceh," ujar DM.

Kronologi Penangkapan DM

Sebagai informasi, DM ditangkap bersama teman laki-lakinya berinisial FAY (21), asal Kecamatan Bagan Sinembah, Kecamatan Rokan Hilir, Provinsi Riau.

Keduanya ditangkap di sebuah rumah di Jalan Cemara Ujung, Kelurahan Jati, Kecamatan Medan Kota, Sumatera Utara.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved