Viral Video Detik-detik Seorang Nenek Dijambret Pengendara Motor: Orang dari Depan Puter Balik
Viral di media sosial, sebuah video menampakkan seorang nenek dua cucu, Dartik (52) menjadi korban penjambretan saat pergi berbelanja ke pasar.
TRIBUN-PAPUA.COM - Viral di media sosial, sebuah video menampakkan seorang nenek dua cucu, Dartik (52) menjadi korban penjambretan saat pergi berbelanja ke pasar.
Diketahui korban merupakan warga Petemon, Sawahan, Surabaya, Jawa Timur.
Peristiwa itu terjadi di kawasan Jalan Simo Katerungan, Banyu Urip, Sawahan, Selasa (5/10/2021), sekitar pukul 05.10 WIB.
Saat itu, Dartik sedang berjalan seorang diri di bahu jalan menuju Pasar Asem, untuk berbelanja.
Baca juga: Detik-detik Pelaku Curanmor Lawan Petugas dengan Pedang, Sudah Masuk DPO Sejak Bulan Maret
Baca juga: Ajak Kekasih Kubur Jasad Bayi yang Baru Dilahirkannya, Wanita Ini Berujung Dipenjara
Mendadak seorang pengendara motor jenis matik warna hitam, melakukan manuver putar balik tepat di depan Dartik.
Ia mengira, pengendara berpakaian kaus oblong putih bercelana pendek selutut itu, merupakan pengendara biasa.
Tak disangka, pengendara tak dikenal itu, lantas mengambil tas kecil yang berada di genggaman tangan kiri Dartik.
Dartik yang kaget lantas berteriak meminta pertolongan. Namun pelaku tidak dapat dikejar warga.
"Ada orang dari depan puter balik menyerempet saya, langsung mengambil dompet saya," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com, Minggu (10/10/2021).
Detail kejadian penjambretan yang dialami Dartik itu, ternyata sempat terekam kamera CCTV di lokasi kejadian.
Berdasarkan rekaman kamera CCTV berdurasi 16 detik yang diterima TribunJatim.com, pelaku tampak mengenakan kaus oblong putih bercelana pendek selutut.
Baca juga: Bercanda Berunjung Maut, Pelajar SMK Tewas Dianiaya karena Tertawa Lihat Teman Dikerjai saat Tidur
Baca juga: Bunuh 2 Gadis Remaja, Oknum Polisi Aipda Roni Syaputra Dijatuhi Hukuman Mati oleh PN Medan
Kemudian, pelaku tampak mengenakan helm warna hijau, dan mengendarai motor jenis matik dengan warna bodi hitam.
Akibat insiden itu, Dartik mengaku kehilangan KTP, kartu tanda vaksin Covid-19 (virus Corona), dan uang tunai senilai Rp 644 ribu, yang disimpan di dalam tas tersebut.
Selain itu, ia juga masih merasa trauma akibat insiden yang membuat takut sekaligus geram itu.
Ia telah melaporkan kejadian tersebut ke polisi, sekaligus membuat surat tanda kehilangan.
"Lapor ke polisi cuma kehilangan KTP saja. Belum (koordinasi lanjut), tapi RT sudah tahu dari CCTV dan videonya sudah menyebar," pungkasnya.
(*)
Berita daerah lainnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/tangkapan-layar-aksi-jambret-gasak-tas-dompet-nenek-warga-petemon-sawahan.jpg)