ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

PON XX Papua

Momen Langka Terjadi di PON XX Papua, Pertemuan Para Legenda Sepak Bola seperti Sebuah Reuni

Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 membuat terjadinya momen langka di dunia sepak bola.

Editor: Claudia Noventa
KOMPAS.com/Suci Rahayu
Mantan pemain sepakbola nasional Ortizan Solossa, Fakhri Husaini dan Ponaryo Astaman foto bersama seusai babak semifinal PON XX Papua 2021 di Stadion Barnabas Youwe Sentani Kabupetan Jayapura, Senin (12/10/2021) sore. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 membuat terjadinya momen langka di dunia sepak bola.

Diketahui, momen langka tersebut adalah berkumpulnya para legenda sepak bola seperti sebuah ajang reuni.

Hal itu terlihat saat partai semifinal sepak bola putra PON XX Papua 2021 antara Jawa timur dan Aceh di Stadion Barnabas Youwe Kabupaten Jayapura, Selasa (12/10/2021) kemarin.

Seusai laga yang berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Aceh tersebut, arena laga berubah menjadi tempat reuni para legenda sepak bola nasional.

Dimulai dari pertemuan dua legenda Fakhri Husaini dan Ruddy Keltjes yang menjadi pelatih kedua tim yang bertanding.

Baca juga: Jadwal Laga Persipura Jayapura Vs Persebaya Surabaya di Pekan ke-7 Liga 1: Jumat, 15 Oktober 2021

Baca juga: Jawa Barat Berpeluang Sabet Juara Umum PON XX Papua, Ridwan Kamil: Bukti Kita Bukan Jago Kandang

Ruddy Keltjes, sebagai pelatih Jawa Timur, mengucapkan selamat kepada Fakhri atas kemenangan tim Aceh.

Kemudian, dari bangku penonton muncul juga Ortizan Solossa, Ponaryo Astaman, dan Jack Komboy. Ketiga ikon Liga Indonesia era 2000-an tersebut kemudian ikut bertegur sapa dengan aktor-aktor lapangan hijau yang sudah lama tidak mereka temui.

Ortizan Solossa mengaku memang sengaja menyempatkan diri bertemu dengan rekan-rekannya pada ajang PON XX Papua 2021.

Ini menjadi kesempatan langka di tengah kesibukan masing-masing yang sangat padat.

"Setelah tidak bermain, kami semua sibuk pada aktivitas masing-masing dan di pulau yang berbeda, dengan ajang PON ini kami bisa bertemu lagi," ujar mantan pemain Persija yang kini menjadi anggota PNS di Dispora Jayapura itu.

"Jadi, suatu kebanggan untuk saya pribadi dan Jack Komboy kami selaku tuan rumah, masa di sini kami tidak datang, apalagi Bang Fakhri Husaini yang mantan pelatih Piala Tiger bagi saya, Jack, dan Ponaryo. Kami bertiga pernah di tim yang sama PSM," katanya.

Baca juga: Klasemen Sementara Medali PON XX Papua 13 Oktober: Jabar di Puncak, Bali Lampaui Jateng

Kakak dari Boaz Solossa itu menyebut ini menjadi sisi romantis di tengah ketatnya persaingan PON XX Papua 2021 yang kompetitif.

Tidak hanya sebagai ajang unjuk gigi atlet pertaruhan gengsi antar-kontingen, tetapi juga ajang silaturahmi dan reuni antara senior dan legenda.

"Jadi, kami bisa bertemu seperti ini sudah senang," tuturnya.

"Bukan hanya di sepak bola, di cabor lain pasti reuni bertemu," katanya.(*)

Berita terkait lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul PON XX Papua 2021 Jadi Ajang Reuni Para Legenda Sepak Bola

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved