Minggu, 12 April 2026

Saksikan Istrinya Diserang Harimau, Sugiono Lempari Getah Karet dan Selamatkan Korban

Seorang perempuan penyadap karet di Kecamatan Renah Pembarap, Merangin, Jambi, diserang harimau.

Kompas.com/Dok Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Ilustrasi harimau Sumatera - Seorang perempuan penyadap karet di Kecamatan Renah Pembarap, Merangin, Jambi, diserang harimau. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Seorang perempuan penyadap karet di Kecamatan Renah Pembarap, Merangin, Jambi, diserang harimau.

Beruntung, ia lolos meski mengalami luka akibat cakaran di bagian tangan dan punggung.

Diketahui, penyerangan ini belum genap sebulan dari sebelumnya.

Sebelumnya, Rosidin (35), warga Desa Guguk, Kecamatan Renah Pembarap, meninggal setelah diterkam harimau saat sedang mendulang emas di sungai.

Baca juga: Warga Kocar-kacir Tinggalkan Motor saat Lihat Harimau Masuk Perkebunan, Ini Imbauan BKSDA Aceh

Baca juga: Viral Video Harimau di Kebun Binatang Berbadan Kurus dan Makan Rumput, Begini Penjelasan Pengelola

Lokasi serangan harimau yang dialami Fami hanya berjarak 2 kilometer dari rumahnya.

"Harimau itu menerkam dari arah belakang, sehingga membuat luka di bagian punggung dan tangan," kata Sugiono, suami Fami, kepada Kompas.com, Rabu (13/10/2021).

Menurut Sugiono, harimau yang menyerang istrinya mundur karena dilempari dengan getah karet.

Saat Sugiono datang untuk menyelamatkan istrinya, harimau itu langsung melarikan diri.

"Harimau itu sekitar 2 meter panjangnya. Tapi kurus dan tampak tidak bertenaga," kata Sugiono.

Baca juga: Viral Video Harimau di Kebun Binatang Berbadan Kurus dan Makan Rumput, Begini Penjelasan Pengelola

Hal senada disampaikan Kapolsek Sungai Manau Iptu Mulyono.

Merespons adanya serangan harimau kepada warga, pihak kepolisian bersama TNI dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) telah melakukan pemeriksaan tempat serangan harimau.

"Kita akan pasang kamera trap atau pengintai di lokasi," kata Mulyono.

Sementara itu, Kepala BKSDA Jambi Rahmat Saleh mengatakan, setelah meneliti pergerakan harimau melalui kamera pengintai, pihaknya akan menentukan langkah lanjutan.

"Lokasi harimau itu kan di hutan produksi. Belum tentu itu harimau dari Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Bisa jadi memang dia tinggal di sana," kata Rahmat.

(*)

Berita daerah lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Warga Merangin Kembali Diterkam Harimau, Korban Berhasil Selamat"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved