Breaking News:

PON XX Papua

Jelang Penutupan PON XX, Pedagang Baju di Stadion Lukas Enembe Tawarkan Harga Perlusin

Jelang penutupan PON XX Papua, pedagang baju PON di depan Stasion Lukas Enembe, Sentani, Kabupaten Jayapura,Papua menawarkan harga baju per lusin

Penulis: Nadila Larajina | Editor: Musa Abubar
Tribun-Papua.com/Nadila Larajina
Syahrul, Salah Satu Pedagang baju PON di depan Stadion Lukas Enembe 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Nadila Larajina

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Jelang penutupan Pekan Olahraga Nasional XX Papua, pedagang baju PON di depan Stasion Lukas Enembe, Sentani, Kabupaten Jayapura,Papua menawarkan harga baju perlusin.

"Ya, mungkin penutupan PON ini, ya kami harga perlusin, kalau ada orang mau beli banyak. Kalau beli selusin bisa potong Rp50 ribu,"kata Syahrul, salah satu pedagang baju kepada Tribun-Papua.com, Kamis (14/10/2021).

Baca juga: Cara Hilangkan Uban dengan Cengkeh, Begini Tipsnya

Syahrul menjelaskan, jelang penutupan PON harga baju yang didagangkan, harganya tetap, namun jika dibeli perlusian, dia akan mengurangi harga.

"Allhamdulillah lumayan, sehari yang terjual bisa Rp20 hingga Rp30 lusin,"ujarnya.

Baca juga: Papua Sukses Kawinkan Medali Emas Cabor Sepak Bola di PON, Berkat 2 Gol dari Ricky Ricardo

Lanjut Syahrul, ia memesan baju PON dari Jakarta untuk dijual di depan Stadion Lukas Enembe.

"Barangnya dari Jakarta, 400 lusin kami sediakan," katanya.

Menurut dia, meski momentum olahraga empat tahunan itu berakhir, ia tetap menjual baju PON Papua.

"Kalau PON sudah selesai terus barangnya masih banyak, ya kita tunggu Peparnas,"ujarnya.

Baca juga: Fakta TKW Terancam Hukuman Gantung di Malaysia, Nekat Selundupkan Sabu dan Janji Dibayar Rp 100 Juta

Lanjut dia, ia tetap mendagangkan baju PON lantaran suasana pesta olahraga itu masih terasa selama dua bulan kedepan hingga Peparnas.

"Orang Peparnas biasanya cari baju PON juga. Pas Peparnas, dijual juga baju PON-nya tambah lagi Peparnasnya," kata Syahrul.

Baju yang dijual Syahrul, hanya untuk kalangan anak-anak saja.

Baca juga: Update Covid-19 di Papua dan Papua Barat, Kamis 14 Oktober 2021: Total Kasus 57.071

"Harga bajunya dari kisaran harga Rp60 ribu hingga Rp110 ribu,"ujarnya.

"Kami bonuskan sablon nama di bagian belakang baju untuk menarik, supaya di baju anak-anaknya ada nama gitu, biar gak ketukar sama yang lain,"tambah dia.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved