Breaking News:

PON XX Papua

Selain Tolak Ikan Tawar dari Jayapura, PT Pangansari Utama Juga Tak Gunakan Telur Ayam Lokal

Setelah menolak menggunakan Ikan Mujair Danau Sentani dari Kabupaten Jayapura, Pangansari juga tidak menggunakan telur ayam lokal sebagai konsumsi.

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
PON XX PAPUA - Peternak ayam di Kabupaten Jayapura merasa diabaikan PT Pangsari Utama, karena hasil produksinya tidak dipakai sebagai konsumsi PON XX, Kamis (14/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Setelah menolak menggunakan Ikan Mujair Danau Sentani dari Kabupaten Jayapura, Pangansari juga tidak menggunakan telur ayam lokal sebagai konsumsi selama PON XX.

Saat ditemui Tribun-Papua.com Kamis (14/10/2021) peternak ayam, Mulyono menjelaskan dari awal tahun 2020, pihaknya sudah mempersiapkan telur ayam lokal, untuk digunakan Pangansari,sebagai konsumsi PON XX di kluster Kabupaten Jayapura.

"Sudah dipersiapkan untuk menambah populasi ayam petelur untuk kebutuhan PON saat itu, dan sudah disurvey, bahkan beberapa hari sebelum PON dimulai," jelasnya.

Baca juga: Miris, Tolak Ikan Air Tawar dari Jayapura, Pangansari Datangkan Ikan Laut dari Jawa

Bahkan Sufha menyebutkan sampel telur, telah diambil untuk uji kelayakan konsumsi, karena untuk keperluan PON harus telur segar lokal.

Telur lokal mulai digunakan menjelang PON, tetapi 2 hari sebelum pembukaan PON, ada informasi telur lokal tidak jadi dipakai oleh Pangansari.

"Semua peternak merasa kecewa dengan pemberitahuan tersebut," tutur Mulyono.

Peternak peternak kami tersebar di Komba, Koya, Arso, Dosay dan Sere.

Imbas dari tidak diterimanya telur lokal, produksi melimpah karena Pangansari tidak jadi ambil telur lokal.

Janji-janji yang sudah diwacanakan untuk pengambilan ikan lokal sirna, setelah sebelumnya juga diputuskan tidak mengambil Ikan Mujair dari Danau Sentani, dan telur lokal.

Baca juga: Final Main Pukul 16.30 WIT, Berikut Daftar Resmi Susunan Pemain Papua Versus Aceh

Di lain sisi, kelompok petani Ikan Gandaria dari Kampung Putali, Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura, Brainer Rein Monim juga menyuarakan hal yang sama.

"Kita sudah dijanji, mereka (Pangansari) mau ambil ikan, namun dengan kabar tidak jadi," sesalnya.

Dirinya yang mengepelai 60 kepala keluarga sudah menebar benih Ikan Nila, sekira 40.000 ekor bibit Nila sejak Mei 2021, untuk persiapan konsumsi PON.

Brainer juga menyampaikan para petani Ikan Gandaria, saat ini memasuki waktu panen, dan kebingungan mau dipasarkan ke mana. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved