Breaking News:

PON XX Papua

Sosok Pingkan Mandagi, Ratu Terjun Payung Indonesia Peraih 11 Emas di 8 PON Bersama Sulut

Pingkan Natalia Mandagi layak dinobatkan sebagai legenda hidup terjun payung Sulawesi Utara.

Tribun-Papua.com/Istimewa
Atlet terjun payung Sulut, Pingkan Mandagi berhasil mendarat di titik nol saat penerjunan ronde 8 nomor ketepatan mendarat di venue terjun payung PON XX Papua, halaman kantor Bupati Mimika, Timika, Selasa (12/10/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pingkan Natalia Mandagi layak dinobatkan sebagai legenda hidup terjun payung Sulawesi Utara.

Bahkan, puluhan gelar di berbagai kejuaraan domestik maupun international yang diraihnya layak menjadikannya legenda terjun payung Indonesia.

Atlet kelahiran Bandung 15 Desember 1974 ini sudah berpartisipasi di PON sejak PON XIII di Jakarta 1993.

Predikat ratu terjun payung Sulut layak disematkan kepada ibu dua anak ini. Sejak 1993 hingga PON XX Papua 2021 yang tengah berjalan, 8 kali sudah Pingkan berpartisipasi. 

Apa yang membanggakan, semuanya membawa panji Bumi Nyiur Melambai. Tak sedikit godaan datang dari daerah lain. Semuanya tak digubrisnya.

Pingkan lahir dari klan atlet terjun payung Indonesia.

Baca juga: Stadion Mandala Padat JelangFinal Papua Vs Aceh, Prokes Ketat Diterapkan di Tribun Utara & Selatan

Ayahnya Theo Mandagi, satu di antara atlet terjun payung Indonesia paling dikenal, Mandagi bersaudara.

Bersama kakanya, mendiang Petra Mandagi, Pingkan jadi ikon terjun payung Sulut selang tiga dekade terakhir.

14 medali disumbangkannya untuk Sulut dalam 8 keikutsertaannya di PON untuk Sulut. Rinciannya, 11 emas, dua perak dan satu perunggu.

Pada PON XX Papua, perjuangan Pingkan luar biasa. Bersaing dengan atlet-atlet lebih muda, ia masih bisa menyumbang medali.

Baca juga: PON Papua Segera Berakhir, Bagaimana Kelanjutan Perawatan Venue di Empat Klaster?

Halaman
1234
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved