Selasa, 19 Mei 2026

PON XX Papua

PON XX Papua Berjalan Sukses, KONI: Kali Ini Capai Rekor Dunia!

Sekjen KONI Pusat Ade Lukman Djajadkusuma mengatakan pada PON XX Papua banyak memecahkan rekor baru.

Tayang:
Tribunnews/Jeprima
Suasana pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua, Sabtu (2/10/2021). Pembukaan PON XX Papua dimeriahkan oleh artis lokal dan nasional seperti Raffi Ahmad, Papua Original, Michael J, Tulus, Edo Kondologit, Ruth Sahanaya, Joanita dan masih banyak lagi serta ditutup dengan pesta kembang api pada akhir acara. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Sekjen KONI Pusat Ade Lukman Djajadkusuma mengatakan pada Pelaksanaan pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua banyak memecahkan rekor baru.

Diketahui PON XX Papua resmi berakhir hari ini, Jumat (15/10/2021).

Penutupan PON tersebut direncanakan ditutup oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin di Stadion Utama Lukas Enembe yang terletak di Kampung Harapan, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.

Ternyata, dari sejak hari perdana kompetisi pada 22 September lalu hingga hari ke-22, Kamis (14/10/2021) ada sebanyak 55 rekor baru yang tercipta.

Baca juga: Wapres Maruf Amin: Sejarah Mencatat, PON Papua Terselenggara Dengan Sukses

Baca juga: Taklukkan Wakil Sulawesi, Pebiliar Kalsel Raih Medali Emas PON XX Papua 2021

Sebanyak 55 rekor tersebut diperoleh dari cabang olahraga (cabor) akuatik, atletik, selam, dan angkat besi, yang di antaranya klasifikasi rekor PON dan nasional.

Ade Lukman Djajadkusuma, mengatakan pihaknya cukup bangga dengan capaian rekor baru tersebut.

“Kita cukup bangga karena di masa pandemi Covid-19, PON kali ini bisa mencapai rekor baru atau rekor dunia,” kata Ade Lukman saat bertandang ke kantor Tribun-Papua.com, Jumat (15/10/2021).

Sekjen KONI Pusat Ade Lukman Djajadkusuma (kanan) bertandang ke kantor media Tribun-Papua.com, di Kota Jayapura, Jumat (15/10/2021).
Sekjen KONI Pusat Ade Lukman Djajadkusuma (kanan) bertandang ke kantor media Tribun-Papua.com, di Kota Jayapura, Jumat (15/10/2021). (Tribun-Papua.com/Tribun Network)

Hal serupa juga disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali.

"Ini luar biasa semangat dari para atlet di tengah situasi pandemi, tetapi masih bisa melakukan pemecahan rekor," kata Menpora Zainudin Amali dilansir dari situs resmi Kemenpora.

Ada 11 rekor yang tercipta pada cabor atletik.

Baca juga: Sport Sains, Kunci Pembinaan Atlet Jawa Barat hingga Jadi Jawara PON XX Papua

Baca juga: Gagal Penuhi Target di PON XX Papua 2021, Tim Dayung Kalsel Bakal Lakukan Evaluasi

Salah satunya ditorehkan atlet lempar lembing asal Jawa Tengah, Atina Nur Kamil, yang juga sukses mengawinkan rekor PON dan nasional dengan jauh lemparan 51,26 meter.

Pelari 400 meter putri asal Sumatera Selatan, Sri Mayasari, juga membuat rekor PON dan nasional yang tidak pernah bergeser selama 37 tahun.

Sri Mayasari finis tercepat dengan catatan waktu 53,32 detik, lebih cepat dari perlari Emma Tahapary yang mencatatkan waktu 54,20 detik.

Sementara dari cabor selam ada lima rekor yang dipecahkan, dengan empat di antaranya dibuat oleh peselam Jawa Timur.

Sementara itu, pada disiplin akuatik, 22 rekor telah dibukukan di cabang olahraga renang.

Perenang Papua, Farrel Armandio Tangkas, membuat rekor PON di nomor 200 mter gaya punggung putra.

Adapun perenang DKI Jakarta, Gagarin Nathaniel, membuat dua rekor di nomor 200 meter dan 100 meter gaya dada putra.

Perenang Jawa Timur, Adinda Larasati Dewi, juga mencatatkan dua rekor sekaligus di nomor 100 meter gaya kupu-kupu putri dan nomor 800 meter gaya bebas putri.

Rekannya sesama perenang putri Jawa Timur, Patrisia Yosita Hapsari, membukukan rekor PON dan nasional di nomor 100 meter gaya bebas putri.

Perenang putri DKI Jakarta, Angel Gabriel Yus, memecahkan rekor PON dan nasional di nomor 50 meter gaya kupu-kupu putri.

Baca juga: Siap Sukseskan Penutupan PON XX Papua, PLN Pastikan Keandalan Kelistrikan

Baca juga: Ratusan Personel TNI-Polri Amankan Penutupan PON XX Kluster Merauke

Sementara dari disiplin angkat besi, 17 rekor sudah dipecahkan. Sebanyak tiga atlet telah mencatatkan hattrick rekor.

Sementara itu, atlet putra Sulawesi Selatan yang meraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020, Rahmat Erwin Abdullah, juga membuat rekor di kelas 81 kg dengan total angkatan seberat 340 kg, snatch (150 kg) dan clean and jerk (190 kg).

Rekor angkat besi dari dua atlet tersebut juga diikuti oleh lifter Jawa Barat, Carrel Julius, yang memecahkan rekor di kelas 109 kg dengan angkatan 333 kg, snatch (148 kg) dan clean and jerk (185 kg).

Seluruh pertandingan cabang olahraga PON XX akan berakhir pada Kamis (14/10/2021) dan pesta olahraga empat tahunan di Tanah Air yang berlangsung di Papua itu akan ditutup secara resmi hari ini, Jumat (15/10/2021) oleh Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma'ruf Amin.

(Tribun-Papua.com, Roy Ratumakin)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved