PON XX Papua
Tak Bisa Masuk Stadion, Warga Duduk di Trotoar dan Aspal Nonton Closing Ceremony PON
Warga Papua yang ingin menyaksikan Closing Ceremony PON XX, tak bisa memasuki Stadion Utama Lukas Enembe, Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Maickel Karundeng
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Warga Papua yang ingin menyaksikan Closing Ceremony PON XX, tak bisa memasuki Stadion Utama Lukas Enembe, Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura.
Pantauan Tribun-Papua.com Jumat (15/10/2021) malam, masyarakat yang terdiri dari bapak-bapak, mama-mama Papua, bahkan penyandang disabilitas terpantau memadati jalan raya, di depan Stadion Lukas Enembe.
Walaupun tak dapat masuk Stadion Lukas Enembe tak urung niatnya untuk tetap nonton penutupan PON.
Baca juga: Atlet Kalsel Peraih Medali PON XX Papua 2021 Diberikan Pengalungan Bunga Saat Tiba di Bandara
Mereka tetap antusias menyaksikan perhelatan Closing Ceremony PON XX dari videotron yang terpasang di luar stadion. Demi menonton, mereka rela duduk di trotoar dan aspal.
Warga Papua dari anak-anak, hingga orang dewasa dan penyandang disabilitas itu meneriakan "Papua Torang Bisa".
Baca juga: Wapres: Sejarah Mencatat PON XX di Tanah Papua Sukses
Dari mimik wajah, tampak raut wajah sedih, saat menyaksikan gelaran event empat tahunan itu, resmi berakhir.
Suatu momen yang tentunya butuh waktu lama, agar terulang kembali di Bumi Cenderawasih.
Salah satu penonton Closing PON XX di luar Stadion Lukas Enembe, Alfian Marlan (24), mengatakan dia sangat antusias, walaupun tidak bisa masuk karena tidak kebagian undangan.
Baca juga: Kapten Sepak Bola Aceh: Orang Papua Tidak Sombong dan Suka Menyapa
"Saya ucapkan selamat yah untuk Papua, kita orang kecil hanya bisa bangga dengan semua ini,," katanya.
Sekadar diketahui, akses masuk acara penutupan PON XX Papua terkesan amburadul, dari sisi pelayanan dan ketidakjelasan informasi, soal undangan bagi penonton.(*)