Breaking News:

PON XX Papua

Zakeus Wakum, Peraih Medali Perunggu Angkat Berat di PON XX Papua 

Perjuangan Zakeuz Wakum meriah medali perak pada cabang olahraga (cabor) angkat berat tidaklah mudah.

Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
Atlet Angkat berat Papua Zakeus Wakum memberikan keterangan kepada Tribun-Papua.com. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik R Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Perjuangan Zakeuz Wakum meriah medali perak pada cabang olahraga (cabor) angkat berat tidaklah mudah.

Siang itu, Kamis (14/10/2021) merupakan pertandingan terakhir cabang olahraga (cabor) angkat berat, yang berlangsung di venue, auditorium Uncen, Distrik Abepura, Kota Jayapura.

Tuan rumah Papua menyertakan dua perwakilannya di kelas 120 Kg dan 120 + Kg Putra.

Baca juga: Pesan Lukas Enembe Kepada Atlet yang Belum Raih Medali di PON XX Papua

Semi Hisage dan Zakeus Wakum, tidak bisa menahan senyum bahagia dari raut wajah mereka, yang berhasil meraih posisi kedua dan ketiga pada dua kelas 120 kg dan 120 + Kg tersebut.

Sekadar diketahui, Semi Hisage telah memecahkan rekor nasional angkatan squat dari 372.5 Kg atas nama Goncalwes Sirait menjadi 375 Kg atas nama Semi Hisage.

Baca juga: Sampah Berserakan di Penutupan PON Papua, Petugas Sita Botol Minum di Stadion Lukas Enembe

Atlet Angkat berat Papua Zakeus Wakum mengungkapkan rasa syukurnya atas prestasi yang ia peroleh di PON XX Papua.

"Pertama-tama saya puji syukur kepada Tuhan, karena masih berikan saya kekuatan meskipun sekarang umur sudah 41 tahun, saya masih mampu untuk tampil di PON XX Papua, ini sangat luar biasa," kata Zakeus kepada Tribun-Papua.com di Jayapura, Sabtu (16/10/2021).

Kata dia, medali yang didapatkanya disumbangkan bagi seluruh masyarakat Papua.

Baca juga: PON XX Papua Berakhir Sukses, Wakil Presiden: Torang Bisa

"Medali yang saya dapat ini, saya sudah tidak tau mau berkata apa-apa lagi, walaupun sudah umur tapi saya bisa raih medali ini untuk tanah Papua," ujarnya.

Meski pernah gagal diperhalatan PON sebelumnya, Zakeus mampu membuktikan, di tanah Papua bisa meraih peringkat tiga di kelas 120+ Kg putra.

"Saya sudah dua kali ikut PON, Riau dan Jabar saya gagal, namun puji tuhan saya bisa berada di peringkat ketiga," ujar pria berbadan kekar ini.

Ia juga berbesan untuk anak-anak muda, di Papua agar mari bersama membangkitkan olahraga angkat berat di Bumi Cenderawasih. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved