Peparnas XVI Papua
Bakal Ada Kejutan, Hans Hamadi: Siap Tunjukkan Cahaya Keberhasilan
Tak ingin terbuai manisnya kesuksesan pekan olahraga nasional, kini Tanah Papua kembali bersiap menyambut Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI.
Penulis: Arni Hisage | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tyo Effendy
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Tak ingin terbuai manisnya kesuksesan pekan olahraga nasional, kini Tanah Papua kembali bersiap menyambut Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI 2021.
Tersisa waktu 17 hari jelang pekan olahraga akbar bagi para atlet disabilitas di seluruh pelosok Bumi Pertiwi.
Sebanyak 1985 atlet berkebutuhan khusus bakal bermarkas di Papua pada November 2021 mendatang.
Baca juga: Tower Setinggi 42 Meter Jadi Tempat Berkibarnya Bintang Kejora
Demi satu tujuan, meraih prestasi terbaik untuk provinsi kebanggaannya.
Pekan Paralimpiade Nasional resmi diselenggarakan pada 87 tahun yang lalu di Kota Solo, Jawa Tengah.
Peparnas pertama pada tahun 1957 bertujuan guna mengangkat derajat para penyandang disabilitas juga bisa meraih prestasi setinggi langit.
Kini, Tanah Papua sebagai surga kecil yang jatuh ke bumi dinobatkan sebagai tuan rumah ajang tersebut.
Wakil Ketua II PB Peparnas XVI Papua, Hans Hamadi menjelaskan kesiapannya menjadi tuan rumah yang baik bagi para penyandang disabilitas.
“Cahaya keberhasilan Papua akan kami tunjukkan lewat Peparnas XVI 2021,” ujar Hans Hamadi dalam forum yang diikuti Tribun-Papua.com.
Baca juga: Doren Wakerkwa Pastikan Peparnas VXI Papua Akan Sukses Seperti PON XX
Pihaknya menjelaskan bahwa telah mendapat ultimatum dari Gubernur Papua bahwa Peparnas XVI juga dapat mengikuti kesuksesan PON XX.
“Akan ada kejutan untuk Bangsa Indonesia dari pagelaran Peparnas XVI di Tanah Papua,” lanjut pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Papua itu.
Hans Hamadi juga tak henti-hentinya mengkampanyekan bahwa Papua adalah Provinsi yang ramah disabilitas. (*)
