KKB Papua

Curhat Nakes Korban KKB di Papua: Kami Ingin Bertemu Keluarga dan Mengurangi Trauma

Nakes korban kekerasan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua mengungkapkan kegelisahannya.

KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI
Para Nakes Puskesmas Kiwirok, tengah menceritakan pengalaman pahitnya saat diserang KKB di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Senin (13/9/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Nakes korban kekerasan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua mengungkapkan kegelisahannya.

Para nakes yang berasal dari sejumlah daerah, di antaranya Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Tanah Toraja, Sulawesi Selatan itu, meminta dipulangkan ke kampung halaman.

Hal ini diungkapkan oleh seorang nakes korban KKB, Moa dan Ama, di kantor Komnas HAM Papua di Jayapura.

Baca juga: Jadi Korban KKB di Maybrat, Serda Imanuel dan Sertu Juliano Sempat Alami Trauma Tempur

Baca juga: Detik-detik KKB Tembaki Helikopter yang akan Evakuasi Iptu Budi Basra di Bandara Kiwirok

"Kami sudah hampir satu bulan di kota Jayapura dalam perlindungan Komnas HAM menunggu kepastian bantuan pulang ke kampung halaman, ingin bertemu dengan sanak keluarga serta untuk mengurangi trauma," ungkap Moa dan Ama, dikutip dari Antara, Senin (18/10/2021).

Moa mengungkapkan, sejumlah nakes yang selamat dari kekerasan KKB itu masih menanti bantuan pemerintah agar membantu memulangkan mereka ke kampung halaman.

Kasubag Sub Pelayanan Pengaduan Masyarakat Komnas HAM Papua Melchior S.Weruin mengatakan, kurang lebih satu bulan sudah Komnas HAM perwakilan Papua terus memberikan pendampingan dan perlindungan kepada para nakes korban kekerasan KKB di Kiwirok.

Diakui Melchior, sembilan nakes korban selamat dari KKB tersebut masih berada di Jayapura untuk menanti bantuan Pemkab Pegunungan Bintang dan pihak terkait membantu kepulangan mereka ke daerah asal.

Baca juga: Basmi KKB, Bupati Kabupaten Pegubin Minta Aparat Keamanan Ambil Tindakan Tegas

"Komnas HAM perwakilan Papua sudah menghubungi pihak Pemkab Pegunungan Bintang dan lembaga LPSK untuk membantu memfasilitasi kepulangan nakes," ujar Melchior.

Sembilan nakes yang masih mendapat pendampingan Komnas HAM Papua itu diketahui tiga orang berasal dari NTT, tiga orang Tanah Toraja, satu orang dari Pulau Jawa, satu orang dari Arso dan satu orang di Putali, Kabupaten Jayapura.

Sebelumnya diberitakan terjadi penyerangan oleh KKB di Distrik Kiwirok, Papua hingga menewaskan anggota TNI, Brimob, dan juga nakes pada September lalu.

KKB juga sempat membakar sejumlah fasilitas umum yang ada di Distrik Kiwirok mulai dari sekolah, bank, hingga puskesmas.

(*)

Berita KKB Papua lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Trauma, Nakes Korban KKB di Kiwirok Minta Dipulangkan ke Kampung Halaman"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved