Manfaat Bayam Merah
Lansia Tak Boleh Konsumsi Bayam Merah Berlebihan? Ini Penejelasan Ahli Gizi
Menurut Sanya, bayam merah boleh dikonsumsi Lansia, namun tidak boleh berlebihan.
Penulis: Putri Nurjannah Kurita | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Nadila Larajina
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Masyarakat Indonesia tentunya memiliki beraneka ragam makanan khas.
Kebanyakan makanan yang beraneka ragam tersebut menggunakan sayuran sebagai pendamping makanan pokok.
Satu di antara sayuran itu adalah bayam merah.
Kandungan bayam merah kaya akan manfaat seperti, bisa menjaga kesehatan mata hingga mencegah kanker.
Meski kaya akan manfaat, namun apakah bayam merah boleh dikonsumsi oleh orang yang sudah lanjut usia (Lansia) ?.
Baca juga: PON XX Usai, DPR Papua Minta Pemerintah Tuntaskan Pembayaran Tanah Adat untuk Venue
Nah, berikut ini penjelasan dari Sanya Anda Lusiana, ahli gizi di Kota Jayapura.
Menurut Sanya, bayam merah boleh dikonsumsi Lansia, namun tidak boleh berlebihan.
"Boleh tetap dikonsumi, karena bayam merah mengandung vitamin C , bisa untuk meningkatkan kekebalan imun tubuh bagi Lansia," jelasnya kepada Tribun-Papua.com.
Baca juga: Pelatih Voli Rudapaksa 13 Siswi di Demak, Polisi: Beraksi di Rumah dan Mobil, Satu Korbannya Hamil
Sanya mengatakan, Lansia yang memiliki penyakit hipertensi, juga aman mengonsumsi bayam merah.
"Bayam merah itu rendah kalorinya dan natriumnya juga lebih rendah," katanya.
Meskipun bayam merah kaya akan manfaat, namun sebaiknya jangan dikonsumsi setiap hari.
"Sebaiknya bayam merah dikonsumsi minilal dua sampai tiga kali dalam seminggu," jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/16062021-bayam-merah.jpg)