Breaking News:

PON XX Papua

Seminggu PON XX Papua Usai, Sampah Nasi Basi Masih Hiasi Markas Persipura Jayapura

Semua sudah terjadi, kini para atlet sudah pulang ke daerah masing-masing dengan membawa kesan soal Papua.

Tribun-Papua.com/Nandi Tio Effendy
Sampah kotak nasi basi masih hiasi Stadion Mandala, seminggu usai berakhirnya PON XX Papua. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tyo Effendy

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Pekan Olahraga Nasioal (PON) XX Papua telah usai tujuh hari yang lalu.

Meski hingar bingarnya kesuksesannya masih terdengar sampai saat ini, ada sisi lain yang juga cukup menyita perhatian publik.

Yakni persoalan konsumsi selama penyelenggaraan pesta empat tahunan itu di Bumi Cenderawasih.

Nasi basi salah satunya, menjadi nama yang tak asing didengar selama berlangsungnya kegiatan.

Ketidaksiapan konsumsi atas membludaknya tamu dari berbagai daerah ke Tanah Papua menjadi sorotan.

Baca juga: Bau Tak Sedap, Nasi Kotak Sajian Tes Iven Cabor Sepatu Roda PON XX Papua Basi?

Berbagai berita menjelaskan dengan detail sejak awal penyelenggaraan bahwa permasalahan utama terjadi di keterlambatan pengantaran sekotak nasi penuh makna.

Namun semua sudah terjadi, kini para atlet sudah pulang ke daerah masing-masing dengan membawa kesan soal Papua.

Mulai dari keindahan serta keramahaan penduduknya, hingga nasi basi harus jadi perbincangan di sana.

Sekotak nasi untuk puluhan ribu atlet dan seluruh pihak dalam menyukseskan PON XX Papua tentu memunculkan persoalan lain.

Baca juga: Kisah Kontroversial Amir Sjarifuddin, Dihukum Mati Atas Peristiwa Madiun 1948

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved