Breaking News:

Fakta Polisi Tembak Rekannya hingga Tewas, Diam-diam Ambil Senjata Laras Panjang saat Bertugas

Terungkap, Bripka MN sempat mengembalikan senjata laras panjang jenis V2 yang ia gunakan untuk menembak rekannya, Briptu HT (26). 

Editor: Claudia Noventa
TRIBUN MEDAN
ILUSTRASI - Terungkap, Bripka MN sempat mengembalikan senjata laras panjang jenis V2 yang ia gunakan untuk menembak rekannya, Briptu HT (26).  

TRIBUN-PAPUA.COM - Terungkap, Bripka MN sempat mengembalikan senjata laras panjang jenis V2 yang ia gunakan untuk menembak rekannya, Briptu HT (26). 

Diketahui, Bripka MN melakukan penembakan pada Briptu HT hingga  tewas, pada Senin (25/10/2021) sekitar pukul 11.20 Wita.

Setelah melakukan penembakan tersebut, Bripka MN yang memang sedang bertugas mengembalikan senjata di tempatnya bertugas di Polres Lombok Timur.

Senjata laras panjang jenis V2 itu memang diambilnya dari tempatnya bertugas.

Baca juga: Ungkap Hasil Otopsi, Polisi Sebut Mahasiswa UNS yang Tewas saat Ikut Diklatsar sempat Dapat Pukulan

Baca juga: Polisi Door Polisi, Satu Orang Tewas, Penyidik Masih Dalami Motif Penembakan

Senjata tersebut adalah senjata organik yang biasanya dipakai untuk patroli.

Dengan membawa senjata, ia pergi ke rumah Briptu HT di BTN Griya Pesona Madani, Kabupaten Lombok Timur.

Sesampai di rumah rekannya, MN langsung menembak Briptu HT hingga korban terkapar berlumuran darah dengan luka tembak di dada kanan.

Lalu MN kembali ke tempat tugas dan mengembalikan senjata yang ia gunakan untuk menembak rekannya ke tempatnya semula.

Ditemukan Empat Jam Kemudian

Mayat Briptu HT ditemukan empat jam kemudian atau sekitar pukul 15.15 Wita.
Mayat HT ditemukan pertama kali oleh rekannya yang bernama M Syarif Hidaytullah. Syarif datang ke rumah korban karena ponsel Briptu HT tak bisa dihubungi.
Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved