Breaking News:

Hukum dan Kriminal

Seorang Ibu Rumah Tangga di Panah Hingga Tewas

Lantaran dendam pribadi seorang wanita tewas di panah di Distrik Kaureh, Kabupaten Jayapura, Papua

istimewa
PJ (40) karyawan PT SKIP Nuri Estate Sinar Mas 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik R Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - PJ (40) karyawan PT SKIP Nuri Estate Sinar Mas terpaksa diamankan aparat kepolisian akibat tindak pidana penganiayaan berat yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Kejadian tersebut terjadi pada Selasa (26/10/2021), kemarin di Distrik Kaureh,Kabupaten Jayapura.

Baca juga: Usai Lengser dari Jabatan, Mantan Bupati Yalimo Jadi Tersangka Korupsi

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen mengatakan, penganiayaan terhadap seorang Ibu rumah tangga YR (31) terjadi sekitar pukul 13.30 WIT di Nuri Estate Eko 6 SKIP Sinar Mas, Distrik Kaureh.

"Ya benar, telah terjadi kasus kekerasan terhadap seorang Ibu rumah tangga (IRT) yang mengakibatkan korban YR (31) meninggal dunia,"Kata Kapolres Jayapura melalui rilis yang diterima Tribun-Papua.com, Rabu (27/10/2021).

Baca juga: Polisi Door Polisi, Satu Orang Tewas, Penyidik Masih Dalami Motif Penembakan

Berdasarkan keterangan saksi bahwa sekitar pukul 12.00 WIT, Korban berjalan ke arah rumahnya  dengan luka panah dan langsung tergeletak di depan rumahnya. 

"Mendengar adanya kejadian tersebut, anggota Polsek Kaureh bergegas ke TKP dan berhasil mengamankan pelaku yang mencoba melarikan diri," tuturnya.

Baca juga: LBH Papua: Pemerintah RI dan Palang Merah Indonesia Segera Lindungi Pengungsi Konflik Papua 

Dari hasil interogasi awal pelaku PJ (40) menganiaya dengan cara memanahnya yang menyebabkan korban meninggal dunia. 

Baca juga: Tukang Ojek yang Rudapaksa Relawan PON Papua, Terancam 12 Tahun Penjara  

"Untuk motif penganiayaan dikarenakan pelaku memiliki dendam terhadap korban dan keluarganya yang mana sekitar bulan Februari 2021 lalu, suami korban pernah bertengkar dengan pelaku," ujarnya.

Kini pelaku dan barang bukti telah diamankan di Polsek Kaureh untuk dilakukan proses selanjutnya.

"Kami menyerahkan Korban kepada pihak keluarga dan sudah berkoordinasi untuk menyerahkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian untuk diproses lebih lanjut,"tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved