KKB Papua
Konflik di Intan Jaya, Pemuka Agama Gereja Katolik Buka Suara
Pastor Paroki Tiga Raja, Amandus Rahadat menyampaikan genjatan senjata sangat membawa dampak begi semua pihak, terutama bagi anak-anak.
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Ri
Laporan Reporten Tribun-Papua.com - Marselinus Labu Lela
TRIBUN-PAPUA.COM,TIMIKA - Para pastor (Imam) Keuskupan Timika, Papua angkat bicara terkait konflik di Intan Jaya, Minggu (31/10/2021) pagi.
Dalam keterangan pers di Aula Bobaigo Keuskupan Timika, Jalan Cenderawasih SP 2 di hadiri oleh Pastor Paroki Tiga Raja, Amandus Rahadat, Pastor Dominikus Dulione Hodo, dan Direktur Sekretariat Keadilan Perdamaian (SKP) Keuskupan Timika.
Pastor Paroki Tiga Raja, Amandus Rahadat menyampaikan genjatan senjata sangat membawa dampak begi semua pihak, terutama bagi anak-anak dan mengakibatkan korban jiwa.
Baca juga: Kecewa Dibantai Persib Bandung, Jacksen: Ada Prospek Positif Dalam Skuad Persipura Jayapura
"Kepada semuanya untuk berhenti melakukan aksi, karena merugiankan dan tiak membawa hasil baik," jelasnya.
langkah baik untuk menyelesaikan hal itu yakni dengan cara berdialog.
Baca juga: Datangi Istri yang Kerja di RS, Suami Ini Marah dan Mengamuk Tikam Wajah Korban dengan Gunting
"Memulai dialog untuk mendatangkan damai sejahtera lestari sesuai harapan kita bersama. Dialog perlu dilakukan oleh kedua belah pihak agar terciptanya kedamaian," jelasnya. (*)