TPNPB OPM
TPNPB-OPM Ancam Bakar Gedung DPR, MRP Karena Tidak Berpihak Kepada Rakyat
Melalui siaran pers resmi yang diterima Tribun-Papua.com, Minggu, (31/8/2025), manajemen markas pusat TPNPB memerintahkan
Penulis: Noel Iman Untung Wenda | Editor: Marius Frisson Yewun
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com,Noel Iman Untung Wenda
TRIBUN-PAPUA.COM, WAMENA - Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) kembali mengeluarkan ancaman keras terkait konflik berkepanjangan di Tanah Papua.
Melalui siaran pers resmi yang diterima Tribun-Papua.com, Minggu, (31/8/2025), manajemen markas pusat TPNPB memerintahkan pasukannya di 36 Komando Daerah Pertahanan untuk melakukan serangan terhadap berbagai aset negara milik Indonesia di Papua.
Baca juga: PSBS Biak Kalah Lagi di Kandang, Persik Kediri Rebut Tiga Poin Penuh
Dalam pernyataannya, juru bicara TPNPB, Sebby Sambom, menyebutkan bahwa sasaran utama meliputi gedung DPR, Majelis Rakyat Papua (MRP), bank, kantor pemerintah, balai desa, hingga fasilitas umum seperti bandar udara, pelabuhan, perusahaan, kios, dan pom bensin.
Bahkan, infrastruktur jembatan juga disebut akan menjadi target penghancuran guna menghambat pergerakan militer Indonesia.
Baca juga: Sinergi Penuh Makna, BRI Dukung Pembangunan Gedung Sinode GKI: Perkuat Pelayanan dan Ekonomi Digital
Ancaman itu muncul sebab TPNPB menilai sistem pemerintahan Indonesia di Papua tidak berpihak kepada masyarakat asli Papua, melainkan hanya menguntungkan pemerintah pusat dan perusahaan asing.
Mereka juga menilai berbagai fasilitas negara sering dimanfaatkan aparat keamanan untuk operasi militer melawan kelompok bersenjata.
Baca juga: Asosiasi Roda Dua Papua Siap Gelar Demo di Jayapura, Bentuk Dukungan terhadap Affan Kurniawan
Dalam siaran pers itu, TPNPB juga memperingatkan warga non-Papua untuk segera meninggalkan wilayah yang mereka sebut sebagai “zona perang.” Jika tidak, kelompok ini menganggap keberadaan warga perantau sebagai bagian dari intelijen negara.
Lebih jauh, TPNPB menyerukan masyarakat Papua, termasuk ASN, guru, tokoh adat, tokoh agama, hingga aparat yang berstatus orang asli Papua, untuk bersatu memperjuangkan apa yang mereka sebut sebagai kemerdekaan bangsa Papua.
Baca juga: 740 Mahasiswa Baru UT Jayapura Ikuti Pelatihan Belajar Jarak Jauh
Pernyataan ini ditandatangani oleh pimpinan TPNPB-OPM, antara lain Panglima Tinggi Jenderal Goliat Tabuni, Wakil Panglima Letjen Melkisedek Awom, Kepala Staf Umum Mayjen Terianus Satto, serta Komandan Operasi Umum Mayjen Lekagak Telenggen.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari aparat keamanan maupun pemerintah pusat terkait ancaman terbaru yang disampaikan TPNPB tersebut.(*)
Tribun-Papua.com
Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB)
TPNPB-OPM
Isu Papua Merdeka
Organisasi Papua Merdeka (OPM)
Gaji DPR
DPRD Papua
DPRD
Pembakaran Kantor DPR di Papua
Papua
Majelis Rakyat Papua (MRP)
TPNPB Kodap Sinak Bantah Klaim TNI Soal Penyerahan Diri, Sebut 4 Pemuda Adalah Pelajar SMP Sinak |
![]() |
---|
TPNPB Menargetkan Pesawat Sipil Sebab Mengangkut Pasukan Militer Indonesia |
![]() |
---|
Aparat Temukan Dokumen Panglima TPNPB Budi Daya Ganja di Hutan Papua |
![]() |
---|
TPNPB Desak Presiden Hentikan Serangan Bom di Papua Karena Mengorbankan Warga Sipil |
![]() |
---|
TPNPB Kodap III Ndugama Derakma Nyatakan Perang, 13 Batalion Disiagakan di Wilayah Lapago |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.