Liga 2 2021
Miris, PSBS Biak di Telantarkan Panitia Liga 2 di Balikpapan
Bakal bermarkas di Balikpapan yang menjadi tuan rumah Grup D putaran kedua, klub berjuluk Cenderawasih Kuning itu tak disambut baik oleh panitia.
Penulis: Arni Hisage | Editor: Ri
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tyo Effendy
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Kondisi miris harus diterima klub kebanggaan masyrakat Papua, PSBS Biak dalam lanjutan putaran Liga 2 Indonesia 2021, Minggu (31/10/2021) Sore.
Bakal bermarkas di Balikpapan yang menjadi tuan rumah Grup D putaran kedua, klub berjuluk Cenderawasih Kuning itu tak disambut baik oleh panitia pelaksana setempat.
Sejak awal kedatangan PSBS Biak di Bumi Kalimantan Timur, panitia pelaksana tidak terlihat batang hidungnya guna penjemputan tim.
Baca juga: Naas, Tabrak Tcuk Air, Pengendara Motor Tewas Mengenaskan di TKP
Bahkan tak ada test PCR yang menjadi tanggung jawab pihak penyelenggara guna memeriksa seluruh offisial serta pemain PSBS Biak sejak menginjakkan kaki di Balikpapan.
Selain itu, berbagai kebutuhan tim juga tak disiapkan oleh panitia pelaksana sebagai tuan rumah.
Salah satunya yakni kebutuhan lapangan guna latihan PSBS Biak yang dinilai belum layak guna tim sekelas Liga 2.
Baca juga: Selain Berdoa, Dengar-dengaran OrangTua Ialah Kunci Sukses Paulus Waterpauw
Bagaimana tidak, lapangan yang disiapkan tidak memiliki gawang sebagai penunjang latihan tim sepakbola pada umumnya.
Belum lagi soal perijinan dari pemilik lapangan yang belum diurus oleh panitia pelaksana sehingga menyulitkan klub asal Bumi Cenderawasih itu.
Baca juga: Jelang Konferensi Kingmi di Timika, 3.000 Ekor Babi Disiapkan untuk Bakar Batu
Menyedihkannya, hal tersebut masih terjadi hingga tiga hari sebelum pertandingan resmi Liga 2 antara PSBS Biak kontra Mitra Kukar, Rabu (3/10/2021).
PSBS Biak yang mencari kejelasan dari pihak panitia pun masih menemukan jalan buntu.
Ketua Panitia Pelaksana, Irvan Taufik hingga saat ini belum dapat dihubungi oleh manajemen tim guna menjalin komunikasi.
Hal tersebut tentu menjadi catatan buruk ketidaksiapan panitia pelaksana dari kompetisi profesional sepak bola nomor dua terbaik di Bumi Pertiwi.
Menyoroti hal itu, Manager PSBS Biak Jimmy Carter Kapissa akhirnya buka suara mengunggkapkan kekecewaannya.
Baca juga: Selain Berdoa, Dengar-dengaran OrangTua Ialah Kunci Sukses Paulus Waterpauw
"Panpel di Kota Balikpapan benar-benar tidak memiliki hati persaudaraan, tim yang sudah datang untuk melakukan persiapan dan latihan dibuat kecewa,” Kata Jimmy kepada Tribun-Papua.com.
“Panpel jangan menutup diri dalam berkomunikasi, walau ada LO namun tidak dapat berbuat apa-apa, karena tidak ada rekomendasi kerja dari pihak penanggung jawab,” jelas Manager PSBS Biak itu.
Selanjutnya, Pelatih kepala PSBS Biak Ega Raka Ghalih juga meluapkan kekecewaannya pada pihak tuan rumah.
Baca juga: Ini Cara Warga Bucen II Entrop peringati HUT Sumpah Pemuda ke-93
"Keadaan ini membuat persiapan latihan tim terganggu karena program latihan yang sudah disusun baik harus berubah dengan waktu yang kian mepet,” kata Ega.
PSBS Biak berharap kejadian tersebut menjadi catatan penting serta rekomendasi evaluasi agar tak ada klub lain yang dikorbankan atas ketidakmampuan panitia pelaksana.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/jimmy-carter-kapissa.jpg)