Minggu, 26 April 2026

Update Perahu Penyeberangan Sungai Bengawan Solo Terbalik di Tuban, SAR Temukan 3 Jasad

Sebanyak 3 jasad penumpang korban tenggelamnya perahu penyeberangan Sungai Bengawan Solo ditemukan di Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Editor: Claudia Noventa
KOMPAS.COM/HAMIM
Petugas SAR Gabungan melakukan proses pencarian korban perahu penyeberangan sungai bengawan solo di Rengel, Tuban. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Sebanyak 3 jasad penumpang korban tenggelamnya perahu penyeberangan Sungai Bengawan Solo ditemukan di Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Kamis (4/11/2021).

Ketiga jasad tersebut ditemukan dalam pencarian hari kedua di lokasi yang tidak jauh dari tempat kejadian tenggelamnya perahu, yakni di antara Rengel, Tuban dan Kanor, Bojonegoro.

Tim SAR mengungkapkan para korban yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki.

Baca juga: Fakta Bocah 6 Tahun Terbaring Lemah Sebulan setelah Telan Uang Koin Rp 1000, Tak Punya Biaya Berobat

Baca juga: Posisi Duduk Vanessa Angel Tepat Berada di Belakang Bibi Ardiansyah saat Kecelakaan Terjadi

Kepala Basarnas Jawa Timur, Hari Adi Purnomo mengatakan, pada pukul 09.15 WIB ditemukan 1 jasad penumpang laki-laki berkaos hitam pada radius sekitar 2 kilometer dari titik lokasi kejadian.

Kemudian, sekitar pukul 13.15 WIB, ditemukan lagi jasad seorang penumpang laki-laki terapung di lokasi yang tidak jauh dari titik lokasi tenggelamnya perahu.

"Jasad ketiga ditemukan tim SAR gabungan sekira pukul 13.42 WIB, dalam kondisi telungkup mengapung di sekitar lokasi penemuan jasad yang kedua," kata Hari Adi Purnomo, kepada Kompas.com, Kamis (4/11/2021).

Untuk identitas jasad yang ditemukan adalah Agus Tutin (28), asal Desa Ngandong, Kecamatan Rengel, Tuban.

Kemudian, Toro (40), asal Desa Sale, Kecamatan Sale, Rembang, Jawa Tengah, serta Kasiyan (65), asal Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Bojonegoro.

"Saat ini, tiga jasad yang ditemukan dibawa ke RSUD Dr Koesma Tuban," terang dia.

Dia menyampaikan, proses pencarian para korban di hari kedua ini dibagi beberapa tim.

Sebagian tim ada yang memantau di lokasi hilir yang ada di Jembatan Widang dan Bendung Gerak Babat.

Sebagian lagi bergantian melalukan penyusuran sungai dengan menggunakan 7 unit perahu karet.

"Karena kondisi sudah gelap dan cuaca juga mendung, maka pencarian sementar dihentikan dan dilanjutkan kembali besok pagi," ujar dia.

Di hari kedua pencarian ini, petugas posko terpadu mencatat jumlah penumpang yang jadi korban bertambah menjadi 19 orang.

Baca juga: Telepon Pimpinan KKB, Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni: Supaya Kita Bisa Mengetahui Isi Hati Mereka

Sebanyak 10 orang penumpang selamat, 3 orang penumpang ditemukan sudah meninggal, dan 6 orang masih belum ditemukan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved