Viral Video Pengemudi Motor Adang Bus yang Lawan Arah di Sragen, Begini Akhirnya
Viral di media sosial, sebuah video yang memperlihatkan seorang pemotor hadang bus yang melawan arah di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
TRIBUN-PAPUA.COM - Viral di media sosial, sebuah video yang memperlihatkan seorang pemotor hadang bus yang melawan arah di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
Rekaman berdurasi 12 detik itu tersebar luas di sejumlah akun Instagram, seperti @ics_infocegatansolo.
Tampak di sebuah jalan, ada satu unit bus tengah terhenti.
Laju bus Laju Prima itu dihalangi oleh seorang pemotor.
Belakangan diketahui, pengendara Supra itu menghentikan jalannya bus Laju Prima lantaran melawan arah.
Baca juga: Kronologi Dua Pocong Mini Ditemukan di Situs di Boyolali, Diduga Perantara Santet
Baca juga: Fakta Data Pribadi Ratusan Guru SMA Bocor, Nomor Rekening Terpampang hingga Ada yang Dapat Teror
Di akhir video tidak perlihatkan apakah bus kembali ke jalurnya, atau pengendara motor Supra membiarkan laju bus Laju Prima itu.
Sementara, hingga Minggu (7/11/2021) sore, unggahan @ics_infocegatansolo sudah ditonton lebih dari 50 ribu kali.
Berdasarkan penelusuran Tribunnews, ratusan warganet juga membanjiri kolom komentar untuk memberikan tanggapannya.
Selain video, akun ics__infocegatansolo juga menuliskan keterangan:
Seorang pemotor hadang bus di jln Solo-Purwodadi depan SMPN 1 Sumberlawang Sragen
Kata polisi
Kapolres Sragen, AKBP Yuswanto Ardi melalui Kapolsek Sumberlawang, AKP Fajar Nur Ikhsanuddin membenarkan kejadian tersebut terjadi di wilayahnya.
"Iya benar kejadiannya tadi pagi, Jumat jam 06.30 WIB," ungkapnya, dikutip dari TribunSolo.com, Minggu.
Baca juga: Warga Yokiwa Digemparkan Mayat Laki-Laki Misterius Membusuk di Dalam Asrama
Baca juga: Calon Panglima TNI Diduga Terlibat Pelanggaran HAM di Papua, Andika Perkasa: Silahkan Investigasi
Fajar mengakatan, terlihat jelas dalam video berdurasi singkat tersebut, jika yang salah adalah pengemudi bus Laju Prima karena memakai jalur milik pengendara motor.
"Pengendara sepeda motor itu, berani menghadang bus di tengah jalan, hingga busnya tidak bergerak," ujarnya.