Breaking News:

PT Freeport Peduli

PT Freeport Indonesia Dukung Riskesdas di Kabupaten Mimika: Ini Pioner di Papua

Hasil Riskesdas ini penting, karena data yang terkumpul bisa terlihat ada dan tidaknya masalah disparitas (kesenjangan) kesehatan di masyarakat

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: M Choiruman
ISTIMEWA
PENYULUHAN - Petugas kesehatan saat memberikan penyuluhan Riskesdas, Rabu (10/11/2021). 

Laporan Reporter Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA - Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) adalah salah satu riset skala nasional yang berbasis komunitas dan telah dilaksanakan secara berkala oleh Badan Litbangkes Kemenkes RI.

Pelaksanaannya secara berkala, telah dilakukan sejak 2007, 2010, (secara berkala tiap tiga tahun sekali), dan terakhir 2018 lalu. 

Ketua Adat Suku Kamoro, Gery Okoare: Hari Pahlawan Tak Bisa Diukur Dengan Uang

Di Kabupaten Mimika, hal ini baru pertama kali dilakukan dan menjadi pioner karena di kabupaten yang lain di Papua belum ada satupun yang malakukan Riskesdas ini. 

Hasil Riskesdas bermanfaat untuk tujuan perencanaan, pemantauan, dan evaluasi program pembangunan kesehatan masyarakat. 

Pelaksanaan Riskesdas di Kabupaten Mimika di mulai pada hari Rabu (10/11/2021) hingga Selasa (13/12/2021). 

Dan akan dilakukan di 8 kampung di pesisir selatan Kabupaten Mimika, daerah daerah yang dilakukan riset adalah Kampung Tipuka, Ayuka, Nayaro, Nawaripi, Koperapika, Omawita, Fanamo, dan Otakwa.

Belum Terima Honor, 123 Relawan PON XX Papua Klaster Timika Bakar Ban di Sekretariat SDM

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra bahwa mengumpulkan data bukan pekerjaan yang mudah. 

Hasil Riskesdas ini luar biasa penting, karena dari data yang terkumpul ini bisa terlihat ada dan tidaknya masalah disparitas (kesenjangan) kesehatan di masyarakat. 

"Disparitas perlu dipelajari lebih lanjut, sehingga dapat dilihat kembali intervensi apa yang bisa dilakukan secara khusus, karena daerah yang satu tidak dapat disamakan dengan daerah lainnya. Hasil kajiannya menjadi tolok ukur apa yang perlu lakukan agar bisa lebih cepat menyelesaikan masalah-masalah kesehatan masyarakat." Katanya.

9 Hari di Papua, Kontingen Peparnas XVI Asal Riau Terpukau Keramahan Warga Papua

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved