PT Freeport Peduli
PT Freeport Indonesia Dukung Riskesdas di Kabupaten Mimika: Ini Pioner di Papua
Hasil Riskesdas ini penting, karena data yang terkumpul bisa terlihat ada dan tidaknya masalah disparitas (kesenjangan) kesehatan di masyarakat
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: M Choiruman
Laporan Reporter Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela
TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA - Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) adalah salah satu riset skala nasional yang berbasis komunitas dan telah dilaksanakan secara berkala oleh Badan Litbangkes Kemenkes RI.
Pelaksanaannya secara berkala, telah dilakukan sejak 2007, 2010, (secara berkala tiap tiga tahun sekali), dan terakhir 2018 lalu.
• Ketua Adat Suku Kamoro, Gery Okoare: Hari Pahlawan Tak Bisa Diukur Dengan Uang
Di Kabupaten Mimika, hal ini baru pertama kali dilakukan dan menjadi pioner karena di kabupaten yang lain di Papua belum ada satupun yang malakukan Riskesdas ini.
Hasil Riskesdas bermanfaat untuk tujuan perencanaan, pemantauan, dan evaluasi program pembangunan kesehatan masyarakat.
Pelaksanaan Riskesdas di Kabupaten Mimika di mulai pada hari Rabu (10/11/2021) hingga Selasa (13/12/2021).
Dan akan dilakukan di 8 kampung di pesisir selatan Kabupaten Mimika, daerah daerah yang dilakukan riset adalah Kampung Tipuka, Ayuka, Nayaro, Nawaripi, Koperapika, Omawita, Fanamo, dan Otakwa.
• Belum Terima Honor, 123 Relawan PON XX Papua Klaster Timika Bakar Ban di Sekretariat SDM
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra bahwa mengumpulkan data bukan pekerjaan yang mudah.
Hasil Riskesdas ini luar biasa penting, karena dari data yang terkumpul ini bisa terlihat ada dan tidaknya masalah disparitas (kesenjangan) kesehatan di masyarakat.
"Disparitas perlu dipelajari lebih lanjut, sehingga dapat dilihat kembali intervensi apa yang bisa dilakukan secara khusus, karena daerah yang satu tidak dapat disamakan dengan daerah lainnya. Hasil kajiannya menjadi tolok ukur apa yang perlu lakukan agar bisa lebih cepat menyelesaikan masalah-masalah kesehatan masyarakat." Katanya.
• 9 Hari di Papua, Kontingen Peparnas XVI Asal Riau Terpukau Keramahan Warga Papua
Reynold menghimbau, hasil dari Riskesdas 2021 akan dipakai untuk menilai tren perubahan derajat kesehatan masyarakat, penilaian perubahan capaian indikator derajat kesehatan, penilaian perubahan besaran faktor risiko terhadap derajat kesehatan.
Dan penilaian perubahan Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM), baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi dan nasional.
Masih menurut Reynold Ubra, Tujuan dilaksanakannya Riskesdas 2021, antara lain: Menilai status kesehatan masyarakat dan determinan yang mempengaruhinya.
• Usai Dibujuk Wakapolres, Pemilik Ulayat Akhirnya Buka Palang Jalan Kantor Dinas Perikanan Merauke
Kemudian, menilai perubahan indikator status kesehatan masyarakat dan determinan yang mempengaruhinya.
Bahkan yang tak kalah pentingnya adalah menilai perubahan Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM) hasil pembangunan kesehatan di Kabupaten/Kota.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/riskesdas.jpg)