Breaking News:

Papua Terkini

Paus Dilindungi Terdampar di Perairan Tunas Gain Fakfak, CI Minta Masyarakat Waspada

UU nomor 5 menyebutkan barang siapa dengan sengaja enangkap, melukai, dan membunuh satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup pidana 5 tahun penjara.

Istimewa
Seekor Hiu Paus berukuran sembilan meter, ditemukan terdampar di perairan depan Kampung Tunas Gain, Distrik Fakfak Timur, Kabupaten Fakfak, Papua Barat. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Pemahaman masyarakat terkait perlakuan terhadap mamalia yang dilindungi pada sejumlah daerah di Papua Barat, masih sangat rendah.

Hal tersebut terbukti seperti yang terjadi di Kampung Tunas Gain, Distrik Fakfak Timur, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Selasa kemarin.

Paus yang biasanya dikenal dengan nama Bryde's Whale atau Balaenoptera Edeni, justru menjadi bulan-bulanan warga setempat untuk berpose dan lainnya.

Mamalia itu diketahui biasanya berada di kedalaman 300 meter, dan hidup di perairan yang hangat (tropis).

Baca juga: Presiden ULMWP Protes Presiden Jokowi dan DPR RI Soal Penindakan Terhadap OPM di Papua

Conservation International (CI) Ismu Hidayat mengatakan, kejadian yang terjadi di Tunas Gain merupakan pelajaran bagi semua pihak.

Pasalnya, mamalia sepanjang 12.1 meter di Tunas Gain itu masuk dalam spesiesnya telah dilindungi.

"Dengan naik di atas tubuhnya justru membahayakan keselamatan mamalia yang telah dilindungi," ujar Hidayat, saat dihubungi TribunPapuaBarat.com, Rabu (17/11/2021).

Ia menjelaskan, siapapun yang membahayakan keselamatan mamalia yang dilindungi maka otomatis telah melanggar Undang-undang (UU) nomor 5 Tahun 1990.

Baca juga: Presiden Jokowi Murka terhadap OPM: Sikat Kelompok Ini, Mereka Tidak Punya Tempat di Republik Ini

Dimana, UU nomor 5 menyebutkan bahwa, barang siapa dengan sengaja melakukan pelanggaran menangkap, melukai, dan membunuh satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup, maka dipidana dengan pidana penjara paling lama lima tahun.

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved