Breaking News:

Info Merauke

KWT Sejahtera Sukses di Merauke, Implementasikan Program Pekarangan Pangan Lestari

Hasilnya sudah dinikmati. Selain itu kita jual, masukkan uang di kas untuk bakti sosial, menjenguk orang sakit, takziah

Penulis: Hidayatillah | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
KAMPUNG PANGAN - Demplot KWT Sejahtera Kampung di Waninggap Miraf, Distrik Tanah Miring, Merauke, Papua sukses memanfaatkan lahan dalam program pekarangan pangan lestari. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hidayatillah

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Kelompok Wanita Tani (KWT) Sejahtera sukses mengimplementasikan program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Kementrian Pertanian ´╝łKementan) RI melalui aspirasi anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Nasional Demokrat (NasDem) Daerah Pemilihan (Dapil) Papua, H Sulaeman L Hamzah. 

UMP Papua Barat 2022 Naik, Gubernur Dominggus Mandacan: Mewujudkan Kehidupan Pekerja Lebih Layak

Ketua KWT Sejahtera, Handayani mengatakan, sejak 2020 kelompok Wanita tani menerima kucuran dana program P2L sebesar Rp 75 juta sudah direalisasikan untuk membuat demplot atau rumah bibit dan mengolah lahan seluas seperdelapan hektare dia rea tanggul Kampung Waninggap Miraf SP 5 Distrik Tanah Miring

"Tahun ini dapat bantuan dana pengembangan sebesar Rp 15 juta. Kita sudah menjalankan program P2L tahun kedua mulai dari pembibitan, penanaman, pemasaran hingga pengembangan. Sekarang sudah memetik hasil," terangnya kepada Tribun-Papua.com, Minggu (21/11/2021). 

Kembalinya Sang Mantan, Persipura Resmi Tunjuk Alfredo Vera sebagai Pelatih

Lebih lanjut Handayani mengatakan, ada 5 KWT di Kampung Waninggap Miraf SP 5 yang menyukseskan program aspirasi H. Sulaeman L. Hamzah. 

Awalnya anggota KWT Sejahtera yang berjumlah 30 orang itu, kini menjadi 20 orang karena banyak ibu-ibu fokus merawat anak balitanya. 

Handayani mengakui, kendala yang dialami KWT adalah mengolah lahan. Selama ini ibu-ibu harus membabat rumput, mencangkul dan menanam. 

Warga Asmat di Merauke Merasa Lebih Diperhatikan oleh Lantamal XI 

"Kalau aspirasi H Sulaeman L Hamzah ini berlanjut, kita mengusulkan traktor mini untuk mengolah lahan. Supaya ibu-ibu tidak mencangkul lagi," ungkapnya. 

Adapun hasil yang sudah dipanen seperti selada, tomat, labu, kacang panjang, terong, kangkung, jagung, cabai, dan lain-lain. 

Mimika Terpilih Sebagai BKN Award Tahun 2021

"Hasilnya sudah dinikmati. Selain itu kita jual, masukkan uang di kas untuk bakti sosial, menjenguk orang sakit, takziah. Kemudian ada simpan pinjam dan arisan anggota KWT Sejahtera," terang Handayani. 

Dia berharap, kedepan program P2L aspirasi H Sulaeman Hamzah terus diimplementasikan.  

"Terima kasih juga kepada Direktur Rumah Aspiasi H Sulaeman L Hamzah, ibu Fauzun Nihayah yang selalu membimbing kami,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved