Kamis, 23 April 2026

Covid 19 di Papua Barat

Stok Vaksin Rutin Kosong, Anak-anak di Papua Barat Terancam

Kekosongan vaksinasi rutin bagi bayi dan balita di Papua Barat, sangat berpotensi membuat daerah ini tak mencapai Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) 2021.

Penulis: Safwan Ashari Raharusun | Editor: Ri
TribunPapuaBarat.com/Safwan Raharusun
Kabid P2P Dinas Kesehatan Provinsi Papua dr Nurmawati. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kekosongan vaksinasi rutin bagi bayi dan balita di Papua Barat, sangat berpotensi membuat daerah ini tak mencapai Imunisasi Dasar Lengkap (IDL), pada 2021 ini.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat dr Nurmawati.

Kata Nurmawati, jika stok vaksin belum di kirim, maka akan berpotensi membuat Papua Barat, tidak mencapai IDL.

"Seorang bayi sebelum dua tahun, dia harua mendapatkan vaksin mulai dari BCG hingga polio," ujar Nurmawati, kepada TribunPapuaBarat.com, Senin (22/11/2021).

"Kita memang khawatir, karena anak-anak sangat beresiko terjangkit penyakit yang sebenarnya bisa dicegah oleh vaksin rutin," cetusnya.

Baca juga: Ternyata Anggota TNI yang Tewas di Tangan KKB di Papua, Rencana Akan Nikah Desember Mendatang

Ia berharap, jatah vaksin dari pemerintah pusat untuk Papua Barat, segera dilakukan droping.

Nurmawati menuturkan, tinggal beberapa hari sudah masuk pada liburan natal dan tahun baru.

"Jika sudah masuk libur dan vaksin belum disuntikkan ke anak-anak, otomatis kita di Papua Barat, juga tidak bisa mencapai IDL," pungkasnya.

Sebelumnya, Pengelola Program Imunisasi atau Vaksin, Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Hendrik Marisan telah angkat suara terkait hal tersebut.

Kata Marisan, pihaknya telah berkali-kali menyurati pemerintah pusat (Kementerian Kesehatan). 

Baca juga: Tugas di Papua, Dua Anggota Kodam Iskandar Muda Banda Aceh Jadi Korban OPM, Satu Tewas

"Mereka sudah tanggapi, namun sampai saat ini belum direalisasikan," ujar Marisan, kepada TribunPapuaBarat.com, Senin (15/11/2021). 

Atas keterlambatan pengiriman vaksin, pihaknya belum bisa menjamin seluruh anak di Papua Barat, mendapatkan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL)

Pasalnya, waktu vaksinasi rutin bagi anak agar Papua Barat mencapai target IDL 93.6 persen di 2021, telah sempit.

Baca juga: 400 Pasukan Setan Milik TNI AD, Siap Bantai OPM di Papua

"Saya rasa dengan waktu yang hanya satu bulan ini tidak mungkin teman-teman di lapangan bisa mencapai IDL," tuturnya. 

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved