Breaking News:

Covid 19 di Papua Barat

Stok Vaksin Rutin Kosong, Anak-anak di Papua Barat Terancam

Kekosongan vaksinasi rutin bagi bayi dan balita di Papua Barat, sangat berpotensi membuat daerah ini tak mencapai Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) 2021.

TribunPapuaBarat.com/Safwan Raharusun
Kabid P2P Dinas Kesehatan Provinsi Papua dr Nurmawati. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kekosongan vaksinasi rutin bagi bayi dan balita di Papua Barat, sangat berpotensi membuat daerah ini tak mencapai Imunisasi Dasar Lengkap (IDL), pada 2021 ini.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat dr Nurmawati.

Kata Nurmawati, jika stok vaksin belum di kirim, maka akan berpotensi membuat Papua Barat, tidak mencapai IDL.

"Seorang bayi sebelum dua tahun, dia harua mendapatkan vaksin mulai dari BCG hingga polio," ujar Nurmawati, kepada TribunPapuaBarat.com, Senin (22/11/2021).

"Kita memang khawatir, karena anak-anak sangat beresiko terjangkit penyakit yang sebenarnya bisa dicegah oleh vaksin rutin," cetusnya.

Baca juga: Ternyata Anggota TNI yang Tewas di Tangan KKB di Papua, Rencana Akan Nikah Desember Mendatang

Ia berharap, jatah vaksin dari pemerintah pusat untuk Papua Barat, segera dilakukan droping.

Nurmawati menuturkan, tinggal beberapa hari sudah masuk pada liburan natal dan tahun baru.

"Jika sudah masuk libur dan vaksin belum disuntikkan ke anak-anak, otomatis kita di Papua Barat, juga tidak bisa mencapai IDL," pungkasnya.

Sebelumnya, Pengelola Program Imunisasi atau Vaksin, Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Hendrik Marisan telah angkat suara terkait hal tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved