Breaking News:

KKB Papua

OPM Ultimatum Bupati Hingga Warga Non-Papua di Yahukimo Usai Serang Pos TNI

Ada lima poin ultimatum yang dimaksud OPM di Kabupaten Yahukimo. Berikut isinya.

Istimewa/Tribunnews
Pasukan TPNPB-OPM 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengeluarkan ultimatum pasca-penyerangan Pos TNI yang menyebabkan gugurnya Sertu Ari Baskoro di Distrik Suru-suru, Kabupaten Yahukimo, Papua pada Sabtu (20/11/2021).

Ulitimatum itu, menyusul pernyataan Panglima Tentara OPM wilayah Yahukimo Elkius Kobak yang menetapkan daerah itu sebagai medan perang pembebasan nasional bangsa Papua untuk merebut kemerdekaan.

Ultimatum tersebut juga telah disampaikan ke Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM, dan diumumkan Juru Bicaranya, Sebby Sambom lewat rilis pers yang diterima Tribun-Papua.com, Selasa (23/11/2021).

Baca juga: Kontak Tembak 6 Jam, Tendius Gwijangge Gembong KKB Papua yang Tewaskan Sertu Ari di Yahukimo

Foto jenazah Sertu Ari Baskoro beredar di media sosial. Prajurit yang bertugas di Papua ini adalah anggota Kodam Iskandar Muda Banda Aceh.
Foto jenazah Sertu Ari Baskoro beredar di media sosial. Prajurit yang bertugas di Papua ini adalah anggota Kodam Iskandar Muda Banda Aceh. (Facebook)

Ada lima poin dalam ultimatum yang dimaksud Elkius Kobak, berikut:

  1. Pemerintah Daerah Kabupaten Yahukimo dalam hal ini Bupati, Wakil Bupati, dan SKDA berhenti memberikan ijin pembangunan Mako Brimob di Yahukimo serta Koramil di Suru-suru.
  2. Berhenti Kepala Suku serta Intelektual yang terus menjadi Penghianat.
  3. Masyarakat non Papua segera tinggalkan Yahukimo karena Yahukimo termasuk dalam perhitungan 34 Komnas TPNPB-OPM, maka perang jelas tidak akan berhenti.
  4. Berhenti pesawat yang ditumpangi anggot TNI/Polri, karena saya dan pasukan akan tembak, jadi masyarakat jangan ikut.

Baca juga: Mengenang Alfredo Vera dan Eksodus Pemain Persipura Medio 2016, Kini Dipanggil Pulang

"Perang tetap berlanjut sampai kita merebut kemerdekan Papua," ancam Elkius.

Diketahui, kelompok kriminal bersenjata (KKB) menyerang markas Komando Rayon Militer (Koramil) Suru-suru, Kabupaten Yahukimo, Papua pada Sabtu (20/11/2021) pagi.

Seorang prajurit TNI Sertu Ari baskoro gugur dalam peristiwa itu, dan serang rekannya terluka.

Dandim 1715 Yahukimo Letkol Inf Christian Irreuw menyatakan, pelaku penyerangan ialah KKB pimpinan Tendius Gwijangge.

Baca juga: OPM Bertanggungjawab Atas Penembakan Anggota TNI di Yahukimo Papua

Sementara itu, Danrem 172 Praja Wira Yakti Brigjen TNI Izak Pangemanan memerintahkan anggotanya di Yahukimo untuk tetap siaga mengantisipasi serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Pihaknya akan mengambil langkah penebalan pasukan di daerah itu, pascaserangan KKB yang menewaskan Sertu Ari Baskoro di Distrik Suru-suru, pekan lalu.

"Kita perkuat pasukan di sana, dimana ada terjadi aksi tersebut kita sudah siap hadapi mereka," kata Danrem dihubungi Tribun-Papua.com, Selasa (23/11/2021). (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved