Breaking News:

Hari Guru Nasional

Melalui Presisi Pembentukan Karakter dari Karya Seni Bisa Dilakukan

SMA Negeri 2 Jayapura mengadakan Apresiasi Karya Presisi dan Pentas Seni Smanda 2021 dalam rangka HUT PGRI dan Hari Guru Nasional.

Tribun-Papua.com/Tirza Bonyadone
Dalam rangkah memperingati Hut Keanggotaan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional, SMA N 2 JAYAPURA mengadakan Apresiasi Karya Presisi dan Pentas Seni Smanda 2021. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tirza Bonyadone

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Dalam rangkah memperingati Hut Keanggotaan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional, SMA Negeri 2 Jayapura mengadakan Apresiasi Karya Presisi dan Pentas Seni Smanda 2021.

Kepala Sekolah SMA N 2 Jayapura Christina Widyastuti (59), mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada Direktorat Kebudayaan yang mempercayakan pihaknya, menjadi satu di antara sekolah di Papua mengikuti kegiatan Penguatan Karakter Siswa Mandiri Melalui Kreasi Seni (Presisi).

Baca juga: HUT PGRI, Haja Nasriah: Memajukan Pendidikan Papua Melalui SMA Negeri 2 Jayapura

Dirinya juga mengakui, sempat tak paham dalam mengikuti kegiatan Presis, namun saat ini kami sudah paham.

"Kegiatan ini sudah berlangsung bulan Agustus dan kami memberikan 10 guru. Awalnya bulan April kami ikut Bimtek, dan akhirnya kami memberikan pemahaman. Sehingga dengan itu, diketahui Presisi mampu membentuk karakter," katanya kepada Tribun-Papua.com, Kamis (25/11/2021).

Dari sini Christina sapaan akrabnya, baru mengetahui anak muridnya memiliki bakat terpendam.

"Itu yang kami tidak sadar sama sekali, melalui kegiatan inilah terbuka sudah pemahaman kami bahwa inilah anak-anak kami yang memiliki segudang bakat," tuturnya.

Sehingga, ia bersama guru-guru membentuk tim dengan satu koordinator, yang akhirnya membuat acara ini.

Baca juga: Indonesia: Mayoritas Anak Muda Percaya Dunia Membaik

"Acara ini terlaksana karena ada komunikasi tim guru, dapat terciptalah pameran seni dan pentas apapun," jawabnya kepada Tribun-Papua.com, saat berada di Jalan Serui No 16, Imbi, Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua.

Sementara itu, antusias murid dalam mengisih acara patut diapresiasi, mengingat pertemuan tatap muka tak dilakukan selama pandemi Covid-19.

Baca juga: 30 Tahun Mengapdi Sebagai Guru, Nasriah: Budaya Kebersamaan di Papua Cukup Kental

"Anak-anak ini luar biasa dan semangatnya itu loh, karena pada saat kami minta pasti mereka hadir. Kami, juga tanpa Ibu Merlin Titahena yang memotivasi guru dan peserta didik sehingga bisa berjalan," ungkapnya.

Antusias siswa-siswi saat ini cukup besar, apalagi dari Dinas Pendidikan meminta untuk membuat cindera mata pada lomba debat Bahasa Inggris tingkat Papua.

"Sudah ada 15 sample yang diminta untuk menjadi contoh dan menunjukan bagaimana hasil kerajinan tangan, peserta didik SMA N 2 Jayapura," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved