BNNP Papua
Ini 3 Strategi BNN dalam Penanganan Narkoba di Papua
Soft Power Approach, Hard Power, dan Smart Power Approach sebagai bentuk BNNP Papua dalam menindaklujuti permasalahan Narkoba di Papua.
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Badan Narkotika Nasional Papua bersama Dit Narkoba Polda Papua menggelar dialog Interaktif membahasa “PencegahanTindak Pidana Narkoba”, Kamis (25/11/2021) pagi.
Sebagai narasumber, Koordinator Penyuluh Narkoba, BNNP Papua, Kasman menerangkan ada tiga strategi BNN dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika.
Kata Kasman tiga strategi BNN yakni Soft Power Approach, Hard Power, dan Smart Power Approach.
Baca juga: 4 Bulan Kematian Janda Cantik di Argapura, Jayapura Masih Misterius
Menurutnya Soft Power Approach adalah aktivitas pencegahan pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi dan pasca rehabilitasi agar masyarakat memiliki ketahanan diri dan daya tangkal terhadap penyalahgunaan narkoba.
“Soft Power itu sebagai bentuk dalam merehabilitasi kalau dia pengguna aktif narkoba baik tanaman atau obat-obatan,” ucapnya.
Sedangkan Hard Power kata Kasman yakni lebih pada aspek penegakan hukum yang tegas dan terukur dalam menangani sindikat narkoba.
Baca juga: Angkot Jadi Penyebab Kemacetan di Abepura
Sementara Smart Power Approach menurutnya yakni penggunaan teknologi informasi di era digital dalam upaya penanggulangan narkotika
Kasman juga mengajak seluruh stakeholder dan masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan narkotika secara masif dan mandiri serta terus menerus menggelorakan War On Drugs.
Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19. Pegawai BNNP Papua Jalani Rapid Res Antigen
“Narkoba merupakan musuh bersama, jangan biarkan generasi muda rusak dengan narkoba,” jelasnya.
“Apabila ada informasi segera laporkan,” harapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/koordinator-penyuluh-narkoba-bnnp-papua.jpg)